Kulina Katering Digital Masa Kini, Selamatkan Momen Ramadhan

Kulina katering digital yang menawarkan kemudahan memesan makanan sesuai yang kita inginkan, di momen spesial ramadhan banyak orang kesusahan untuk menyiapkan menu berbuka karena kesibukan dan sering kehabisan tempat saat hendak berbuka bersama.

Kulina menjawab permasalahan itu dengan menawarkan jasa pengiriman makanan dengan harga yang terjangkau, mulai dari 25.000 dan sudah termasuk ongkos kirim. Kulina juga tidak bergerak sendirian dalam memproduksi makananya, kulina bekerja sama dengan katering katering buatan rumah lainnya.

Baca Juga : BRI Bekerjasama Dengan Tokopedia Luncurkan Halal Mall

Melalui aplikasi Kulina, sebuah marketplace yang menghubungkan katering atau juru masak rumahan (dapur mitra) langsung dengan para pembeli. Di kulina sendiri anda dapat memesan satu hidangan untuk berbuka, bahkan anda juga bisa memesan dalam jumlah yang banyak.

Di kulina sendiri menu yang ditawarkan akan berganti setiap minggunya yang pastinya tidak akan membuat konsumen bosan. Disetiap ramadhan para produsen katering selalu kewalahan terhadap orderanya karena fokus mereka terbagi, antara marketing dan memasak.

Kulina ingin memutus permasalahan tersebut dan membiarkan para produsen katering untuk fokus memasak.

Baca Juga : Fitur Baru Instagram Kampanyekan Mental Health

Edisi spesial ramadhan kali ini Kulina menawarkan beberapa fitur baru yakni Kulina Hampers dan KuBerbagi. Anda dapat mendonasikan sebagian rezeki anda untuk berbagi makanan berbuka yang akan disalurkan ke Masjid, Panti Sosial dan Panti Asuhan.

Lalu ada Kulina Hampers yang menarik disini pengirimannya Gratis alias free ongkir. Harga yang tertera sudah termasuk harga kirim jadi anda tidak perlu berfikir akan menambah biaya lagi untuk ongkos kirim hampersnya. Hampers yang menarik dibulan Ramadhan ini untuk mengikat tali silatuhrahmi dengan rekan kerja atau keluarga.

Dalam edisi ramadhan kali ini tak ketinggalan ada fitur Kurma Kurma, yakni fasilitas membeli kurma dengan kualitas terbaik dan gratis pengiriman juga. Anda dapat memilih hendak membeli berapa kilo atau gram dan nanti akan dikemas secara menarik.

Baca Juga : Ramadhan Vibes Dari Jenius Mudahkan Pembayaran Zakat

Selamatkan momen indah ramadhan kalian bersama kulina ya Digitizers, Kulina mudah dipesan melalui website dan mobile apps yang bisa di unduh di Android ataupun IoS.

Instagram Akan Luncurkan Fitur Pencegah Bullying dan Baik Bagi Kesehatan Mental

Media sosial, tempat dimana semua orang dapat bebas berekspresi, kerap memberikan dampak negatif seperti perundungan atau bullying. Maka dari itu, Instagram akan luncurkan fitur pencegah bullying.

fitur pencegah bullying
Sumber : Instagram

Instagram dikabarkan tengah menguji coba sejumlah alat untuk fitur pencegah bullying. Head of Instagram, Adam Mosseri menyatakan bahwa Instagram ingin menjadi pemuka di dunia internet untuk melawan bullying.

Baca juga : Go Chat, Mudahkan Perpesanan dan Pemesanan

Fitur pencegah bullying dari Instagram

Fitur pencegah bullying ini terdiri dari alat “nudge”. Alat ini berguna akan memeringatkan pengguna jika mereka akan berkomentar negatif. Fitur ini akan menyensor kata-kata yang akan ditulis dan menghentikan perundungan.

Instagram juga memberikan batasan interaksi yang bisa dilakukan para pengguna. Dengan fitur “Kelola Interaksi”, para pengguna bisa menentukan batasan pengguna lain untuk berinteraksi. Dengan ini, mereka tak perlu memblokir pengguna lain secara penuh.

Selain bullying, ketergantungan pada Instagram telah menjadi hantu bagi beberapa pengguna. Ketidakmampuan untuk membatasi waktu di Instagram dinilai telah menghambat aktivitas di dunia nyata.

Baca juga : Coachella 2019: Strategi Marketing untuk Meningkatkan Brand Awareness Melalui Festival Musik

Maka dari itu, Instagram merancang fitur “away mode” yang membuat para pengguna berhenti sejenak ketika terlalu lama menggunakan Instagram. Mereka tak perlu lagi menghapus akun Instagram ataupun menginstal ulang Instagram lagi. Mereka akan secara otomatis memberikan peringatan mengenai jeda waktu penggunaan Instagram mereka.

fitur pencegah bullying
Sumber : Instagram

Instagram sembunyikan fitur ini untuk “lingkungan” yang lebih sehat

Tak hanya itu, Instagram juga tengah mencoba untuk menyembunyikan jumlah like ketika post tersebut diunggah. Jadi, ketika pengguna scrolling linimasa, jumlah like tidak akan muncul. Pemilik konten masih dapat melihat siapa yang memberikan like pada konten jika pemilik konten menekannya. Bahkan, para pengguna ini bisa memunculkan jumlah like jika mereka memang mengaktifkan jumlah like. Keren, bukan?

Baca juga : Tren Marketing Instagram yang Booming di Tahun 2019

Mosseri menambahkan bahwa ia ingin Instagram sedikit memberikan lingkungan yang “penuh tekanan”. Mosseri ingin bahwa para pengguna Instagram untuk melupakan jumlah like yang akan didapatkan dan lebih berkomunikasi dengan orang-orang yang ada di Instagram.

Jumlah like telah memberikan rasa “sukses” bagi para pengguna dan menjadi simbol status di Instagram. Dengan fitur menyembunyikan jumlah like tentunya akan memberikan kesempatan para pengguna untuk mengunggah konten yang lebih otentik tanpa perlu merasa stres, pusing, dan merasa tengah berkompetisi dengan teman-teman mereka di Instagram.

Ramadhan Shopping BRI Berkolaborasi Dengan Tokopedia Luncurkan Halal Mall

Dibulan Ramadhan kali ini Bank BRI bekerjasama dengan Tokopedia merilis laman khusus, yang diberi nama Halal Mall. Saat ini ada 200 produk halal dari 1000 usaha mikro, kecil dan menengah yang dijual di halal mall Tokopedia.

UMKM Tersebut merupakan UMKM binaan BRI yang telah dikurasi sejak tahun 2018. produk yang dipasarkan mulai dari kosmetik, makanan, hingga busana. Mayoritas 200 UMKM ini berasal dari wilayah Jabodetabek, dan DI Yogyakarta.

Baca Juga : Ramadhan Vibes Berzakat Lebih Mudah Dengan Jenius

Melihat data statistik penduduk Indonesia yang 85 persenya merupakan masyarakat muslim,merupakan pasar potensial bagi UMKM binaannya untuk menjual produk halal. BRI juga memastikan UMKMnya akan segera mendapatkan sertifikasi halal untuk produk mereka.

Dipilihnya Tokopedia sebagai e-commerce yang mereka ajak ber kolaborasi karena melihat Tokopedia merupakan marketplace yang menduduki peringkat tertinggi untuk kunjungan user dan konsumen, diluncurkanya saat bulan Ramadhan BRI berharap para UMKM ini bisa memanfaatkan momentum ini untuk menjual produknya lebih banyak.

Baca Juga : Go-Food Lebih Dipercaya UMKM Sebagai Food Delivery

Di samping itu BRI ingin mendukung para UMKM ini untuk Go-Online, karena masyarakat saat ini lebih sering berbelanja melalui e-commerce daripada datang langsung ke toko, dan BRI ingin produk UMKM binaannya bisa melampaui berbagai daerah di Indonesia.

pelucuran halal mall dari BRI yang di dukung oleh Tokopedia
pelucuran halal mall dari BRI yang di dukung oleh Tokopedia

Melalui kolaborasi dengan Bank BRI, Tokopedia berharap kehadiran Halal Mall di Official Store Tokopedia menjadi pilihan pasti bagi konsumen untuk mencari produk halal. Tokopedia selalu berkomitmen untuk mewujudkan visi pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia, salah satu upaya Tokopedia yaitu mendukung dan memajukan UMKM lokal dengan memanfaatkan teknologi

Baca Juga : Tri Indonesia Manjakan Konsumen Dibulan Ramadhan 

Ramadhan Vibes Dari Jenius Mudahkan Pembayaran Zakat

Dibulan ramadhan ini Applikasi finansial Jenius bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memberikan kemudahan pembayaran zakat dan shodaqoh secara digital di bulan ramadhan ini.

Melalui aplikasi Jenius, pengguna bisa membayar zakat dan menyalurkan shodaqoh paket Ramadhan Bahagia. Selama ramadhan ini langsung dari smartphone pengguna. Layanan zakat digital ini memiliki banyak keunggulan yakni lebih simple, aman, cepat dan transparan.

Baca Juga : Mediv Applikasi Baru Ramaikan Startup Medis Indonesia

Untuk melakukan zakat dan shoaqoh digital ini, pengguna dapat memilih menu “Send It” di aplikasi Jenius, lalu pilih tagihan, pilih amal dan donasi dan kemudian pilih Baznas. Setelah itu masukan nominal dan tekan tombol selanjutnya.

Bila pengguna ingin melakukan donais secara reguler, fitur ini bisa ditambahkan di menu favorit sehingga bisa langsung diakses tanpa perlu ditelusuri dari awal. Hal ini memudahkan para masyarakat urban untuk melakukan zakat dan shodaqoh, tak perlu susah susah datang ke Baznas atau Masjid untuk membayar zakat.

Kerjasama Jenius Dengan Baznas
Kerjasama Jenius Dengan Baznas

Bagi baznas sendiri, kerjasama dengan Jenius ini diharapkan mampu mendorong digital fundrising yang kuat ditahun ini. Sejak lembaga pengelola zakat Baznas memulai kampanye zakat digital ditahun 2016, tercatat hanya menyumbang 10 persen dari total seluruh dana yang dikumpulkan.

Baca Juga : Go-Chat Mudahkan Perpesanan dan Memesan

Baznas akan berkampanye lebih banyak kepada digital, seperti melalui Jenius dan provider digital lainnya. Direktur umum Baznas memprediksi zakat digital akan mencapai 30 persen di tahun 2020.

Di Ramadhan tahun ini, Baznas memasang target Rp3,5 Triliun terkumpul dari zakat dan donasi masyarakat Indonesia. Selagi bulan ramadhan segala amalan baik pahalanya akan dilipat gandakan, jadi bagi anda yang ingin mendapatkan banyak pahala melalui rezeki anda bisa mencoba fitur terbaru dari Jenius ini.

Baca Juga : Strategi Marketing Cashback : Apa benar uang kembali?

Tri Indonesia Manjakan Pelanggannya di Bulan Ramadhan

Ramadhan kali ini menjadi momen yang spesial bagi 3 Indonesia. 3 terus meningkatkan kualitas layanan demi pelanggan yang akan menikmati perjalanan mudik ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri dapat terus nyaman berinternet di jaringan . Pasalnya, bukan rahasia lagi jika internet merupakan hal pokok bagi masyarakat Indonesia. Apa saja program yang ditawarkan?

Baca Juga: Go- Food Lebih Dipercaya UMKM sebagai Online Food Delivery

Pelanggan adalah Raja

Kalimat ini sudah melekat di telinga masyarakat luas sehingga menjadi sebuah hukum wajib. Pelanggan yang menjadi sasaran bisnis kita harus mendapatkan kepuasan layanan produk kita. Hal ini yang selali ditekankan para pemilik usaha, sehingga selalu berlomba meningkatkan kualitas layanannya. Begitupun dengan yang telah mempersiapkan perluasan kapasitas dan cakupan jaringan sejak awal tahun sebagai bagian dari ekspansi agresif 3 membangun 8.000 sites 4G di tahun 2019. Lebih dari 50% dari total titik tersebut telah dibangun di Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. Tambahan titik ini diperkirakan mampu menampung lonjakan trafik hingga 140%.

Baca Juga: Mediv, Aplikasi Baru Berbasis Augmented Reality untuk Dunia Medis

Dengan upaya ekspansi dan optimalisasi kapasitas ini, maka pengalaman berinternet pelanggan 3 akan semakin baik khususnya di kota-kota yang menjadi tujuan mudik, wisata dan titik layanan umum seperti pelabuhan laut dan udara, stasiun kereta api serta terminal bis. Untuk mendukung perjalanan mudik jalur darat, jaringan 3 telah tersedia di sepanjang jalan tol Merak – Probolinggo dan ditingkatkan kapasitasnya dengan penambahan sejumlah mobile BTS.

Baca Juga: Mengenal Cost Per Lead dalam Digital Marketing

Ramadhan ala 3 Indonesia – Promo Dobel Berkah

Selain melakukan optimalisasi , 3 juga menawarkan promo yang menarik. Promo tersebut adalah Ramadhan Dobel Berkah yang memberikan keuntungan bagi pengguna dan 3. Tak hanya itu, pengguna diberikan kesempatan untuk berbagi rejeki pada anak yatim dan kaum dhuafa. Program ini memungkinkan pengguna berbagi paket data ataupun pulsa, namun akan ada keuntungan sekitar 10-30% yang bisa didapat. Lalu, 100-300 rupiah dari transaksi tersebut secara otomatis akan disumbangkan ke badan sosial. Tidak hanya menguntungkan bagi 3, namun juga berdampak bagi pengguna serta sekitarnya.

Dengan optimalisasi di bilan Ramadhan ini, diharapkan pelanggan 3 dapat mengakses mobile games, Instagram, Facebook, aplikasi instant messaging dengan lebih cepat di hari raya nanti. 3 sudah memanjakan pelanggannya mulai dari sekarang, pun bisnis kita harus menjadikan pelanggan sebagai raja.

Go-Food Lebih Dipercaya UMKM Sebagai Online Food Delivery

GSejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2015, Go-Jek kini menguasai 80% pangsa pasar online food delivery di Indonesia lewat layanan Go-Food. Hal ini juga didukung kuat oleh jumlah pesanan yang tumbuh 7 kali lipat dalam 2 tahun terakhir.

Menurut riset dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), keberadaan Go-Food sudah mendominasi pasar. Hal ini tentu menunjukkan kepopulerannya baik di kalangan konsumen maupun mitranya. Riset tersebut menyebutkan 92% mitra bergabung bersama Go-Jek karena teknologi Go-Food.

Wakil Kepala LD FEB UI, Dr. Paksi C.K. Walandouw, dalam keterangan tertulis mengungkapkan bahwa brand awareness Go-Food membuat para UMKM semakin yakin usaha mereka bisa berkembang dengan aplikator tersebut. Tidak hanya itu, aspek teknologi yang dinilai lebih superior juga menambah keyakinan dan kepercayaan UMKM terhadap layanan pesan antar-makanan.

Baca juga: Mediv, Aplikasi Baru Berbasis Augmented Reality untuk Dunia Medis

Brand awareness yang telah terbangun dengan baik di mata pelanggan, juga membuat para UMKM semakin yakin usaha mereka bisa berkembang.

Paksi mengungkapkan bahwa aspek teknologi yang dinilai lebih superior juga menambah keyakinan dan kepercayaan UMKM terhadap layanan pesan antar-makanan.

Menurut Paksi, kepercayaan ini tumbuh dari teknologi Go-Food yang dicap unggul oleh mitra merchant. 90% mitra bergabung karena aplikator tersebut sudah ada lebih lama di Indonesia, lebih terpercaya serta lebih aman dibandingkan kompetitor.

Baca juga: Mengenal Cost Per Lead dalam Digital Marketing

Selain itu, aplikasi penyedia jasa pesan antar ini juga dinilai menguntungkan para mitra, terutama yang skala bisnisnya kecil dan menengah. Tercatat 93% mitra UMKM melaporkan peningkatan volume transaksinya setelah menggunakan aplikasi manajemen merchant Go-Food.

Berdasarkan riset tersebut, Chief Commercial Expansion Go-Jek, Catherine Hindra Sutjahyo yakin kalau aplikator ini tak hanya sukses di Indonesia melainkan juga di Asia Tenggara.

“Melihat kepercayaan mitra dan konsumen dalam memanfaatkan teknologi, kami yakin Go-Food tidak hanya dapat terus memimpin pasar Indonesia, tapi juga memperkuat posisinya di Asia Tenggara,” katanya.

Baca juga: BBM Ucapkan Selamat Tinggal, Mulai 31 Mei 2019 Stop Layanan

Sebagai informasi, hasil dari riset LDUI tersebut dilakukan kepada 1.000 mitra UMKM Go-Food di 9 kota. Balikpapan, Bandung, Jabodetabek, Denpasar, Makassar, Medan, Palembang, Surabaya, Yogyakarta. Selain itu, hasil riset juga ditemukan bahwa mitra aplikator tersebut turut berkontribusi sebesar Rp 18 triliun kepada perekonomian Indonesia.

Mediv, Aplikasi Baru Berbasis Augmented Reality untuk Dunia Medis

Setelah beberapa saat lalu beberapa BUMN bekerjasama untuk memunculkan aplikasi LinkAja! Kini giliran Kimia Farma mengeluarkan teknologi barunya. Mediv resmi diluncurkan pada akhir bulan April 2019 oleh PT. Kimia Farma (Persero). Seolah tak ingin kalah dengan pesaing sebelumnya, KF mengenalkan platform bertajuk Mediv Screen dan aplikasi yang dapat diunduh melalui smartphone kesayangan Anda. Sensasi apa yang ditawarkan?

Baca Juga: Coachella 2019: Strategi Marketing untuk Meningkatkan Brand Awareness Melalui Festival Musik

Menawarkan Pengalaman Belanja yang Riil

Dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality, Kimia Farma berharap konsumennya dapat merasakan sensasi belanja layaknya offline. Produk yang ditawarkan berupa alat kesehatan, kosmetik, skin care, suplemen kesehatan, dan berbagai kebutuhan perawatan diri lainnya. Barang yang ditawarkan  ditampilkan secara 3 dimensi, sehingga menggugah perilaku konsumtif warga digital. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa aplikasi berbasis AR (Augmented Reality) masih akan terus berkembang seiring dengan melajunya pertumbuhan sektor lain. Selain kemudahan tersebut, Mediv juga menggandeng masyarakat untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Mereka memberikan wadah bagi para masyarakat yang ingin mencoba peruntungan dalam dengan menjadi entrepreneur. Menjadi salah satu mitra Mediv tidaklah memerlukan persyaratan yang bermacam-macam. Calon partner hanya perlu mendaftarkan diri dalam laman resmi mediv.co.id atau dengan mengunduh aplikasi yang kini telah tersedia di Play Store.

Baca Juga: Mengenal Cost Per Lead dalam Digital Marketing

Dalam kondisi seperti ini, pelaku usaha harys terus melakukan pengembangan salah satunya dalam dunia digital. Kimia Farma mengambil langkah yang cukup baik dengan pandangan yang visioner dan mewujudkan fleksibilitas di era industri 4.0 yang dinamis.

Baca Juga: Strategi Marketing Cashback: Apakah Uang Benar-Benar Kembali?

Go Chat, Mudahkan Perpesanan dan Pemesanan

Go-Jek, start-up yang resmi menjadi Decacorn pada bulan lalu mengeluarkan fitur terbaru. Fitur tersebut bernama Go-chat diklaim akan memudahkan para pengguna layanan Go-Jek dalam berbagai aspek. Letak fitur ini dalam aplikasi cukup tricky, utama namun cenderung tak terlihat. Mengapa demikian? Posisi fitur ini terletak di tengah yang menandakan bahwa fitur ini cukup penting, namun banyak orang cenderung tidak menyadari keberadaannya. Mungkin para penggunanya sudah terlalu hafal dengan posisi fitur- fitur lainnya dan mengesampingkan fitur baru ini. Lalu, apa saja keunggulan ini?

Baca Juga: Go-Food Lebih Dipercaya UMKM Sebagai Online Food Delivery

source: gojek

Go Chat Memudahkan Pemesanan

Dalam pemasarannya, Gojek menjelaskan bahwa Go- Food merupakan sandingan utama dari fitur . Dengan fitur ini, Anda bisa membuat sebuah grup bersama teman kantor, kos, ataupun teman hang-out. Dari yang biasanya mendiskusikan makanan yang ingin dipesan melalui aplikasi perpesanan instan baru kemudian membuka aplikasi Go-Jek, Go-Chat meminimalisirnya. Anda bisa melakukan diskusi di aplikasi Go-Jek lalu memesan makanannya melalui fitur Go-Food. Sungguh memudahkan dan membantu meringankan kerja smartphone Anda bukan? Tak hanya itu, dengan fitur ini, Anda bisa mengumpulkan dana untuk membeli makanan secara kolektif atau yang biasa disebut patungan. Aktivitas ini membantu meningkatkan hype penggunaan Go-Pay yang memiliki berbagai macam penawaran menarik. Melalui Go-Chat, Anda bisa splitting bill dengan dibantu oleh dana yang Anda simpan di Go-Pay. Jadi, Anda tidak perlu membuka dompet, membayar tagihan ke teman, lalu membayarkan pada driver dan menunggu kembaliannya.

Baca Juga: Mediv, Aplikasi Baru Berbasis Augmented Reality untuk Dunia Medis

Go- Chat Memudahkan Perpesanan

Selain fungsinya untuk memesan makanan dan memudahkan pembayaran, fitur ini juga direkomendasikan untuk biasa. Sembari menunggu driver yang menjemput, Anda tidak perlu repot-repot berpindah ke aplikasi chatting lainnya untuk ngobrol dengan teman Anda. Hanya dengan membuka Go Chat dan menemukan kontak teman Anda, perbincangan dapat dimulai kapanpun.

Baca Juga: Strategi Marketing Cashback: Apakah Uang Benar-Benar Kembali?

Go- Jek senantiasa memanjakan para penggunanya, kini start-up asli Indonesia ini sedang merambah dunia perpesanan instan. Tidak hanya chatting biasa, Anda dapat melakukan pemesanan sekaligus pembayaran di satu fitur yang sama. Yuk, coba sekarang!

Coachella 2019: Strategi Marketing untuk Meningkatkan Brand Awareness Melalui Festival Musik

Siapa sih yang tidak tahu festival musik  kelas dunia seperti  Coachella? Mungkin Anda adalah salah satu orang yang pernah atau ingin datang ke festival ini. Coachella 2019 merupakan festival musik terbesar di Amerika Utara yag sudah dimulai sejak tahun 1990. Festival ini diisi oleh banyak musisi terkenal sekelas Ariana Grande, Kanye West, Justin Bieber, Selana Gomez. Tentunya mereka memiliki fans dan followers yang mencapai jutaan di media sosial. 

Baca juga:
Mengenal Cost Per Lead dalam Digital Marketing

Coachella 2019

Demi Carey, of Scotland, shows off her fashion during the Coachella Valley Music and Arts Festival at the Empire Polo Club in Indio on Sunday, April 21, 2019. (Photo by Jennifer Cappuccio Maher, Inland Valley Daily Bulletin/SCNG)

Sekitar 250.000 orang yang menghadiri festival ini setiap tahunnya dengan tiket seharga $429 per hari dari dua akhir pekan festival berjalan. Tentunya dengan nominal tiket yang tidak murah dan pengunjung yang dari tahun ke tahun semakin banyak.  Coachella 2019 ini menjadi trendsetter tersendiri bagi perusahaan komersial.

Festival ini bukan hanya memberikan keuntungan bagi penyelenggara tetapi perusahaan khususnya dibidang  fashion juga mendapat keuntungan yang besar dari promosi.

Menurut Launchmetrics, sebuah perusahaan intelijen media festival ini menghasilkan 460.000 posting media sosial (70% Instagram). Nilai perkiraan paparan lebih dari $116 juta.

Dilansir dari footwearnews.com, Rephun selaku Chief Filp Flop mengatakan bahwa Coachella merupakan alat pemasaran, mengkombinasikannya dengan para influencer terkenal untuk memperkenalkan brand kami.

Para influencer yang menggunakan fashion dari merek tertentu, lalu memposting foto di media sosial seperti Instagram akan mengundang banyak orang di dunia maya untuk mengetahui brand apa yang digunakan oleh iinfluencer tersebut. Sehingga  mereka akhirnya mencari nama brand yang digunakan tersebut melalui website perusahaan.

Semakin banyak brand tersebut dipromosikan  membuat pengguna media sosial semakin banyak mencari tahu produk tersebut sehingga brand semakin dikenal oleh banyak orang.

Coachella sendiri memiliki target pengunjung yaitu kaum millennial dengan rentang umur 25 tahun sampai 34 tahun. Millennial ini identik dengan penggunaan sosial media untuk eksistensi diri.

Dari segi marketing, strategi ini sangat tepat karena mendatangkan pelanggan baru dalam satu waktu.  Perusahaan tidak membutuhkan promosi yang berlebihan karena dengan promosi yang berkolaborasi dengan artis maupun influencer di Coachella 2019 bisa mendatangkan pelanggan baru bagi brand tersebut.

Baca juga:
Strategi Marketing Cashback: Apakah Uang Benar-Benar Kembali?

Mengenal Cost Per Lead dalam Digital Marketing

Ada banyak istilah dalam digital marketing yang perlu Anda ketahui saat memulai bisnis secara digital. Dalam dunia digital marketing pasti sudah tidak asing lagi dengan Cost Per Lead (CPL). CPL ini adalah biaya iklan online yang harus dikeluarkan suatu brand. CPL juga menghitung bagaimana prospek masa depan perusahaan atau brand melalui strategi digital marketing. Penghitungan pembayaran iklan didasarkan pada jumla pengunjung sebuah website dan yang melakukan sign up/ registrasi.

Baca juga:WhatsApp Tool Membantu Memaksimalkan Bisnis

Cost Per Lead Dalam Digital Marketing

Manfaat dari Cost Per Lead bagi digital marketing yaitu dapat menghemat biaya beriklan bagi perusahan atau brand. Dibandingkan dengan marketing konvensional yang dikenai biaya pajak dan sebagainya. Penghematan waktu dalam beriklan karena menggunakan platform digital sehingga akan lebih cepat dan tidak serumit marketing konvensional.

Selain itu CPL dapat meningkatkan brand awareness sehingga dapat mempengaruhi calon konsumen. Apabila calon konsumen tertarik dengan brand atau produk yang ditawarkan melalui website, mereka akan melakukan registrasi atau sign up. Melalui registrasi ini calon pembeli akan mengisi data-data demografi seperti umur, jenis kelamin, pekerjaan, dan lain sebagainya. Data ini yang nantinya akan dipakai oleh digital marketing untuk menyebarkan brand atau produk lebih luas kepada konsumen. Hal ini memicu terjadinya peningkatan penjualan dalam jangka waktu mendatang.

Ada rumus yang digunakan untuk menghitung Cost Per Lead. Rumus ini tidak terlalu rumit, Anda bisa menghitungnya dengan rumus Biaya total iklan : Jumlah lead yang didapatkan = CPL. Misalnya, Anda menghabiskan budget iklan sebesar Rp 5 juta per bulan. Melalui campaign adwords Anda mendapatkan 10 ribu views dan 500 klik. Dari segi pengunjung, ada sekitar 500 yang mengunjungi website dan sekitar 50 orang yang mengisi form survei brand. Maka dapat dihitung Rp 5 juta : 50 (jumlah leads yang didapat) = 100.000. Jadi untuk jumlah CPL yang ada sekitar Rp 100.000.

Setelah mengetahui Cost Per lead dalam digital marketing, apakah Anda mulai tertarik untuk mengiklankan brand atau produk Anda secara digital?

Baca juga:Artificial Intelegence Menjadi Masa Depan Digital Marketing