Huawei Di-Blacklist AS, Bagaimana Nasib Xiaomi, Oppo, dan Vivo

0

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memasukan Huawei Technologies ke dalam daftar hitam perusahaan yang harus meminta izin terlebih dahulu jika ingin berbisnis dengan perusahaan AS.

Dampak peraturan itu, Alphabet, perusahaan induk usaha Google menangguhkan kerja sama dengan Huawei dan tidak akan mendukung update perangkat Huawei yang berbasis Android.

Produsen chip AS, Intel, Qualcomm dan Broadcom juga menangguhkan sementara kerja sama dengan Huawei. Produsen chip asal Jerman Infineon Technologies juga mengikuti langkah tersebut.

Baca juga: Pemrograman Komputer Paling Penting Untuk Dipelajari di Tahun 2019

Selang beberapa hari kemudian, Departemen perdagangan Amerika Serikat melonggarkan beberapa sanksi berupa perangkat Huawei masih bisa mendapatkan update dari Google dan software lainnya Selama 90 hari mendatang.

Namun, tetap saja Huawei tak bisa membeli perangkat, suku cadang dan komponen dari perusahaan itu.

Riset Counterpoint menyebutkan hingga kuartal IV-2018, ada lima produsen ponsel Tiongkok yang menguasai pasar ponsel yaitu Huawei (28%), Oppo (20%), Vivo (12%), Xiaomi (9%) dan Meizu (2%).

Untungnya, Vivo, Oppo, Xiaomi dan Meizu tidak akan terseret dalam pusaran kasus Huawei karena keempat produsen smartphone asal Tiongok itu tidak melanggar peraturan.

Baca juga: Produsen Chip Terbesar China Hengkang dari Bursa Efek New York

Sejak Era Obama

Huawei mulai bermasalah dengan AS ketika kepemimpinan Presiden Barack Obama. Ketika itu, pemerintah Amerika Serikat menduga Huawei mengelabui bank-bank AS sehingga bisa menggunakan jasa perbankan untuk bertransaksi dengan Iran.

Padahal Iran sedang dijatuhi sanksi ekonomi oleh Amerika Serikat. Perusahaan asal Amerika Serikat dilarang memiliki hubungan bisnis dengan Iran. Saksi ini dijatuhkan karena masalah pengembangan nuklir di Iran.

Tersangka dalam kasus ini adalah Meng Wanzhou, CFO Huawei sekaligus anak dari Ren Zhangfei. Ia ditahan di Kanada atas permintaan AS dan sedang diusahakan untuk melakukan ekstradisi ke Amerika Serikat.

Tuduhan lain yang dihadapi oleh Huawei adalah terkait pencurian teknologi AS dan spionase. AS menuduh Huawei mencuri rahasia dagang milik T-Mobile US Inc. Kejadian tersebut antara 2012-2014.

Baca juga: OVO PayLater, Uang Digital Sekaligus Pengganti Kartu Kredit

T-Mobile menuduh Huawei mencuri teknologi yang disebut “Tappy,” Teknologi yang meniru jari manusia dan digunakan untuk menguji ponsel cerdas.

Badan Intelijen AS pun menuduh perangkat teknologi internet 5G Huawei bisa digunakan pemerintah Tiongkok untuk memata-matai AS.

Tudingan itui semakin menguat karena latar belakang Ren Zhangfei (Pendiri Huawei) merupakan mantan perwira militer Tiongkok dan anggota dari Partai Komunis Tiongkok.

Ren Zhengfei membantah tuduhan spionase tersebut dengan menyatakan Huawei independen dan tidak akan tunduk pada keinginan pemerintah China. Huawei juga menjamin perangkat mereka sangat aman.

Ren Zhengfei mengatakan tuduhan tersebut bersifat politis, alih-alih masalah keamanan (security) perangkat.

Bank Indonesia Rilis Standard QR Code, Bayar Tak Repot Lagi

0

Bank Indonesia (27/5) lalu secara resmi melakukan soft launching QR Code Indonesia Standard (QRIS). Rencananya, QRIS ini akan mulai diimplementasikan pada semester dua 2019.

Mulai diimplementasikannya QRIS ini menjadi penting bagi penyedia layanan maupun pengguna. Selama ini, setiap penyedia layanan (seperti GoPay) menyediakan kode QR khusus bagi tiap merchant. Hal ini menyebabkan inefisiensi bagi merchant maupun konsumen.

Dengan QRIS, nantinya tiap merchant hanya perlu memiliki satu kode QR yang bisa digunakan semua penyedia layanan. Sedangkan bagi pembeli, mereka tinggal memilih dompet digital yang akan digunakan sebelum memindai QRIS dan melakukan pembayaran.

Baca juga: Go-Food Lebih Dipercaya UMKM Sebagai Online Food Delivery

Bahkan jika dompet digital sudah terhubung dengan rekening bank, konsumen tidak perlu top-up ke dompet digital lagi.

Konsep QRIS ini sendiri mirip seperti Pemerintah Singapura melalui SGQR, seperti yang bisa Anda lihat di video bawah ini. Yang menarik, QRIS diproyeksikan dapat digunakan lintas negara, utamanya di kawasan regional Asia Tenggara.

Model yang akan diadopsi QRIS ini adalah Merchant Presented Mode (MPM) alias push payment. Model ini umum digunakan saat ini, yaitu merchant menyediakan kode QR unik yang nantinya dipindai oleh pembeli untuk melakukan pembayaran.

Sebenarnya ada pilihan lain yaitu Customer Presented Mode (CPM) atau pull payment. Pada mode ini, QR code adalah milik pembeli yang kemudian dipindai oleh mesin merchant. Salah satu penyedia layanan yang menggunakan CPM ini adalah DANA. Namun CPM membutuhkan perangkat khusus dan harus terus dimonitor integritasnya sehingga tidak merugikan konsumen. Karena tingkat kesulitan yang lebih tinggi, QRIS pun belum mendukung CPM; setidaknya untuk saat ini.

Proses uji coba (pilot project) sendiri sudah dilakukan sejak April 2018. Uji coba dilakukan beberapa penyedia pembayaran QR code yang ada saat ini, seperti Go-Pay, TCash, OVO, Yap!, serta Artajasa. Selain itu, beberapa bank yang sudah mengantongi ijin menerapkan QR code seperti BRI dan BCA.

Baca juga: OVO PayLater, Uang Digital Sekaligus Pengganti Kartu Kredit

Jaminan Keamanan

Salah satu faktor penting yang harus dipastikan sebelum QRIS resmi hadir adalah faktor keamanan. Belajar dari kasus China, penggunaan kode QR juga menimbulkan risiko keamanan, bahkan menyebabkan hilangnya rekening tabungan pengguna.

Seperti kasus di Provinsi Guangdong yang menderita kerugian 90 juta yuan (sekitar Rp.180 miliar) akibat penipuan QR Code. Modusnya adalah mengganti QR code asli dengan QR code palsu berisi virus yang bertugas menguras tabungan pengguna.

Modus ini menjadi mungkin karena QR code memiliki format yang sulit dibaca oleh pengguna. Hal ini memudahkan pihak yang bermaksud jahat untuk mengakali QR code ini.

Kita harapkan, QRIS dapat mencegah hal tersebut, sehingga kita bisa nyaman membayar dengan QR Code.

Baca juga: Pemrograman Komputer Paling Penting Untuk Dipelajari di Tahun 2019

Telkomsel Hadirkan Live-Streaming 50 CCTV Lewat MAXstream

Untuk memudahkan pelanggan mendapatkan informasi mudik, Telkomsel bekerjasama dengan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) menghadirkan saluran Mudik Hepi 2019. Melalui aplikasi MAXstream yang dapat diakses dari tanggal 27 Mei 2019 hingga 26 Juni 2019 dengan tanpa biaya tambahan.

Saluran Mudik Hepi 2019 di MAXstream menghadirkan pantauan keadaan jalur mudik melalui 50 CCTV Korlantas yang terletak di berbagai titik keramaian. Pelabuhan Merak, Bakauheni, hingga Ketapang dan lain-lain.
Selain itu, tersedia juga berbagai video-video edukasi dan informasi terkini tentang arus mudik 2019. Serta akses call center NTMC Polri yang dapat dihubungi selama 24 jam dari MAXstream.

Baca juga: Kemenhub Gandeng XL Axiata Hadirkan Peta Aplikasi Mudik

Untuk dapat mengakses saluran Mudik Hepi 2019 dengan lebih hemat, pelanggan dapat menggunakan paket MAXstream yang tersedia mulai dari Rp 10. Bisa juga menggunakan kuota internet 1 GB untuk 2 hari.

Direktur Sales Telkomsel, Sukardi Silalahi mengatakan, Telkomsel gembira atas kerjasama dengan Korlantas Polri untuk mendukung Mudik Hepi 2019. Tentu tujuan ini adalah agar masyarakat bisa mudik dengan aman, lancar, dan selamat sampai tujuan.

Ia menjelaskan bahwa dengan adanya saluran khusus mudik di MAXstream, ia berharap pelanggan dapat merasakan pengalaman mudik yang nyaman. Berbekal informasi mudik yang memadai selama perjalanan tentu memudahkan pemudik memilih jalan yang relatif tidak macet.

Baca juga: Dari Layanan GrabCar Premium Hingga Grab Katering

Sedangkan mengenai saluran khusus mudik 2019 di MAXstream tersebut, Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Refdi Andri mengatakan pentingnya masyarakat mengetahui akan informasi yang tersedia di MAXstream.

Kita bisa mengetahui jalur-jalur mana yang sedang macet dan tidak, atau bagaimana kelancaran arus lalu lintas. Penggunaan MAXstream sebagai saluran CCTV sangat efisien sebagai bekal pemudik dijalan raya.

“Silahkan ini juga di sosialisasikan, karena ini juga informasi penting bagi masyarakat yang hendak melakukan mudik,” ujar Kakorlantas.

Baca juga: GrabBajay, Solusi Menyasar Jalur yang Sulit Dijangkau

Baca juga: Produsen Chip Terbesar China Hengkang dari Bursa Efek New York

Kemenhub Gandeng XL Axiata Hadirkan Peta Aplikasi Mudik

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meluncurkan aplikasi berbasis digital “Peta Jelajah Nusantara”. Aplikasi ini dapat digunakan sebagai pemandu bagi masyarakat yang melakukan perjalanan darat di wilayah Indonesia. Tentunya dengan sejumlah fitur yang memudahkan pengguna menemukan rute perjalanan dan berbagai informasi yang paling dibutuhkan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, mengungkapkan bahwa kini masyarakat lebih menyukai peta berbasis digital untuk mempermudah mereka dalam mobilitas saat mudik.

Baca juga: Dari Layanan GrabCar Premium Hingga Grab Katering

“Dengan adanya Peta Jelajah Nusantara ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi seperti rute navigasi, posko mudik, posko kesehatan, dan lainnya. Ini bagus untuk digunakan masyarakat untuk menambah referensinya sebagai acuan rute jalur mudik,” kata Dirjen Budi dalam keterangan resminya.

Aplikasi Peta Jelajah Nusantara adalah hasil kerja sama antara Kementerian Perhubungan dengan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) yang didukung oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian PUPR, BPJT Korlantas Polri, dan BASARNAS.
Aplikasi ini dibangun sebagai sarana pemandu bagi masyarakat yang melakukan perjalanan darat di wilayah Indonesia. Informasi dan data yang tersaji di dalam aplikasi ini merupakan data resmi yang terkini dari sejumlah instansi yang terkait.

Baca juga: GrabBajay, Solusi Menyasar Jalur yang Sulit Dijangkau

Chief Human Capital XL Axiata, Rudy Afandi dalam acara peresmian ini menyebutkan bahwa aplikasi Peta Jelajah Nusantara merupakan hasil tindak lanjut dari kerja sama kedua pihak dalam digitalisasi informasi layanan Kemenhub kepada masyarakat.

Menurutnya, XL Axiata siap untuk mendukung upaya pengembangannya lebih lanjut. Masih perlu penyempurnaan untuk aplikasi ini agar lebih kaya dengan informasi dan data yang dibutuhkan pengguna jalan.

“Kami melihat banyak hal positif jika suatu aplikasi navigasi ini dibuat oleh pemerintah. Sebagai pengelola dan pembuat kebijakan atas layanan transportasi, maka tentunya banyak informasi yang bisa dituangkan dalam aplikasi Peta Jelajah Nusantara ini,” lanjut Rudy.

Baca juga: Produsen Chip Terbesar China Hengkang dari Bursa Efek New York

Misalnya, dia menambahkan, mengenai peraturan dan tata tertib berkendara, kondisi jalan, potensi gangguan yang terjadi karena misalnya ada perbaikan jalan, daerah rawan bencana, hingga jalur alternatif.

Aplikasi Peta Jelajah Nusantara ini dapat diunduh dari Google Play Store bagi para pengguna android. Peta navigasi ini terhubung dengan aplikasi Google Map.

Dari Layanan GrabCar Premium Hingga Grab Katering

0

Grab akan memperkenalkan layanan GrabCar Premium pada awal Juni mendatang. Layanan GrabCar Premium itu menyasar perusahaan yang menginginkan layanan transportasi terbaik kepada klien atau pelanggannya.

Executive Director Grab Indonesia Ongki Kurniawan mengatakan Grab akan memperkenalkan layanan GrabCar Premium pada tahun ini dan menyasar perusahaan-perusahaan yang terbuka dan ingin mencoba layanan tersebut.

“Nah untuk yang premiumnya itu kelasnya itu seperti Innova atau Fortuner. Dan ini berangkat lagi dari kebutuhan perusahaan tersebut di beberapa situasi mereka membutuhkan mobil yang agak lebih premium kelasnya.” katanya di Jakarta.

Baca juga: GrabBajay, Solusi Menyasar Jalur yang Sulit Dijangkau

Selain jenis kendaraan yang mahal, GrabCar Premium juga menyediakan driver yang punya keahlian khusus di bidang hospitality. Sementara soal tarif, akan ada penyesuaian dengan layanan yang diberikan.B

“Kita ada itung-itungannya pastinya kalau dinamakan premium juga tarifnya juga sesuai. Jadi kita sesuaikan dengan layanannya,” lanjutnya.

Soal ketersediaan kendaraan, Grab akan menggandeng mitra usaha yang akan menyediakan kendaraan di segmen yang lebih premium seperti Innova atau Fortuner.

“Itu nanti punya strategi sendiri. Di awal kita buka ke individual tapi kita akan ber-partner juga dengan sejumlah mitra,” pungkas Ongki.

Layanan GrabCar Premium ini merupakan bagian dari Grab for Business bersamaan dengan beberapa layanan lainnya yang juga diperkenalkan Grab seperti GrabGifts, Concierge, GrabExpress, serta katering.

Baca juga: Beli Barang Bekas Berkualitas di Prelo Aja!

Bisnis Katering

Grab juga akan mulai merambah ke bisnis katering untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Khususnya perusahaan yang membutuhkan alokasi makanan atau minuman dengan jumlah yang besar. Misalnya saja untuk acara gathering karyawan atau menjamu tamu dengan jumlah yang banyak.

“Jadi GrabFood nanti untuk kebutuhan makanan dan minuman untuk gathering karyawan atau tamu kalau sekarang pesannya lewat GrabFood hanya mungkin 4-5 orang itu sudah susah itu driver yang bawa. Nanti ini kita bisa siapkan untuk jumlah yang lebih besar,” kata Ongki.

Selain memanfaatkan merchant yang sudah ada di GrabFood, Grab juga tidak menutup kemungkinan untuk menggaet pengusaha katering.

“Bisa jadi kita lihat model bisnis yang bagus karena pastinya nggak gampang, tapi bisa aja ke suatu restoran tetep bisa kita akomodir. Misalkan ada yang pesen nasi padang 50 bungkus. Kalau sebelumnya harus di-deliver dengan GrabBike, Grabfood, kan sulit ya pastinya ini bisa kita sediakan dengan solusi ini untuk bawa sebanyak-banyaknya,” imbuh Ongki.

Baca juga: Chatbot “Balesin”, Bantu Penjual Daring Ketika Banjir Order!

GrabBajay, Solusi Menyasar Jalur yang Sulit Dijangkau

0

Grab bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta memperkenalkan layanan GrabBajay untuk perjalanan jarak dekat. Tentu hal ini menjadi perbincangan karena Grab menggunakan kendaraan roda empat atau mobil dan kendaraan roda dua atau motor sebagai alat transportasinya.

Tri Sukma Anreianno, head of public affairs Grab Indonesia mengatakan kemunculan layanan ini menyasar jalur yang sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat. Di samping itu, layanan ini juga merupakan dukungan untuk program Langit Biru.

Setiap kendaraan yang terdaftar dalam GrabBajay merupakan kendaraan dengan bahan bakar gas yang ramah lingkungan.

Baca juga: Pemrograman Komputer Paling Penting Untuk Dipelajari di Tahun 2019

Tri mengatakan dalam keterangan resminya bahwa ia percaya dapat meningkatkan pengalaman pelanggan. Khususnya bagi mereka yang ingin mendapatkan akses transportasi yang aman dan nyaman dengan skema harga yang lebih pasti dan terintegrasi di dalam aplikasi Grab.

Kehadiran GrabBajay diharapkan bisa membantu pemerintah mengatasi masalah pencemaran lingkungan akibat kendaraan bermotor.

Menyoal keselamatan, Grab memastikan 100 persen pengendara GrabBajay telah melalui uji KIR dan memiliki surat jalan yang masih berlaku. Sudah sangat terjamin bukan keselamatannya?

Baca juga: Kulina Katering Digital Masa Kini, Selamatkan Momen Ramadhan

Seluruh pengemudi juga telah melalui serangkaian pelatihan, termasuk pelatihan pelayanan penumpang sebelum mengantar ke tujuan. Penumpang bisa mengakses informasi nomor plat bajay di aplikasi.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Grab dan berharap integrasi kerja sama ini dapat terus berlanjut, bahkan dapat menjadi salah satu pilihan layanan transportasi favorit masyarakat maupun turis di Ibukota, dan semakin berkembang ke wilayah-wilayah lokal lain di Jakarta.” kata Massdes Aroufy, Kepala Bidang Angkutan Jalan Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Saat ini layanan GrabBajay telah tersedia di lima titik utama yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat, yakni Stasiun Jakarta Kota, ITC Mangga Dua, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Sawah Besar, dan Pasar Baru dengan tarif sebesar Rp3.000 per kilometer.

Baca juga: OVO PayLater, Uang Digital Sekaligus Pengganti Kartu Kredit

Produsen Chip Terbesar China Hengkang dari Bursa Efek New York

0
Perang dagang AS-China semakin mempengaruhi pasar teknologi. Huawei, produsen smartphone asal China telah mengalami gejolak pekan lalu, di mana para pemasok utama spare part menghentikan pasokannya.

Membalas serangan itu, Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC), produsen chip terbesar China berencana untuk menghapuskan diri dari daftar Bursa Efek New York(NYSE).

SMIC mengumumkan dalam sebuah arsip yang diterbitkan pada Jumat (24/5/2019), yang menyatakan, mereka berencana untuk keluar dari daftar NYSE bulan depan dan mengakhiri status 15 tahun sebagai perusahaan publik di AS.

Perusahaan akan mengajukan Formulir 25 untuk dihapus dari daftar (delisting) pada 3 Juni, yang kemungkinan akan meninggalkan NYSE sekitar sepuluh hari kemudian.

Selanjutnya, SMIC, yang didukung oleh Pmerintah China dan pemegang saham milik negara, akan fokus pada listing Hong Kong. Meskipun demikian, akan ada opsi perdagangan bagi mereka melalui ADR yang berbasis di AS.

Baca juga: Pasar Uang dan Pasar Modal. Apa Saja Bedanya?

SMIC adalah perusahaan atau produsen chip, yang mengkhususkan diri dalam pembuatan sirkuit terintegrasi dengan klien seperti , Broadcom, dan Texas Instruments. SMIC menghasilkan laba sebesar US$746,7 juta pada 2018 dengan pendapatan sebesar US$3,36 miliar. Hasil Q1 terbaru yang dirilis awal bulan ini memperlihatkan pendapatan turun 19% yoy.

Pengumuman delisting itu pun mulai berimbas pada penurunan saham SMIC sebesar 4%di Hong Kong pada Jumat. Sementara perdagangan ADR melampaui angka satu juta pada Jumat. Angka itu jauh di atas volume 90 hari lalu yamg hampir 150.000 per hari.

Melansir Techcrunch, dalam pengumumannya, SMIC mengatakan berencana keluar dari NYSE dengan alasan yang mencakup volume perdagangan terbatas, beban dan biaya administrasi yang signifikan di sekitar pencatatan, dan kepatuhan terhadap pelaporan.

SMIC mengkalim bahwa pihaknya sudah lama mempertimbangkan migrasi ini dan tidak ada hubungannya dengan perang perdagangan dan insiden Huawei.

Baca juga: Mengapa Apple Lebih Sukses di Bawah Tim Cook?

“Migrasi membutuhkan persiapan panjang dan waktu bertepatan dengan retorika perdagangan saat ini, yang dapat menyebabkan kesalahpahaman,” kata seorang juru bicara kepada CNBC, seperti dikutip Techcrunch.

Namun demikian, ada dugaan kuat bahwa itu terkait dengan hubungan dingin antara AS dan China. Masuknya Huawei dalam daftar hitam AS telah menghentikan hubungannya dengan para pemasok utama, termasuk ARM, Qualcomm, Intel, dan Google, yang memasok OS Android untuk ponselnya.

Sehingga, keputusan SMIC untuk menghapus tautan keuangannya dalam bursa New York menjadi kekhawatiran bagi birokasi AS dan teknologi China.

Ketegangan di sekitar perusahaan China yang menggunakan pasar publik AS untuk go public bukan hanya dari sudut pandang Amerika.

Perusahaan-perusahaan China semakin mengeksplorasi opsi-opsi lain, termasuk Hong Kong, tempat Xiaomi go public tahun lalu, sementara dewan sains dan teknologi yang akan segera diluncurkan di Shanghai dengan hangat disebut-sebut sebagai tujuan alternatif.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Investasi di Peer to Peer Lending

Chatbot “Balesin”, Bantu Penjual Daring Ketika Banjir Order!

Chatbot “Balesin”, Bantu Penjual Daring Ketika Banjir Order!- Balesin merupakan chatbot produksi Indonesia yang ditujukan untuk mempermudah para pemilik bisnis daring membalas pesan pelanggan mereka.

Chatting telah menjadi bagian yang lekat dengan kultur digital masyarakat Indonesia, termasuk ketika sedang berbelanja daring.

Baca Juga : Program Komputer Yang Harus Dipelajari Selama Tahun 2019!

Berbagai platform e-commerce bahkan sudah memiliki fitur chat-nya sendiri. Kebiasaan konsumen ini dibaca sebagai kebutuhan oleh BJtech.

Didukung oleh teknologi kecerdasan buatan berbasis chatbot, Balesin memposisikan diri sebagai admin otomatis toko daring yang siap menjawab pertanyaan pelanggan dengan tepat dan cepat.

Penjual tidak perlu menjawab ratusan chat pelanggan satu per satu, sementara pembeli juga tidak khawatir karena pertanyaan mereka akan dijawab selama 24 jam.

Saat ini, Balesin sudah terkoneksi dengan LINE Messenger, serta dalam tahap pengembangan untuk terkoneksi dengan WhatsApp Messenger dan bisa memiliki link sendiri.

Baca Juga : Perhatikan Plus Minus Berinternet Dengan VPN!

Dengan adanya admin otomatis Balesin berbasis chatbot ini, penjual daring akan terbebas menjawab pertanyaan-pertanyaan repetitif dan bisa mengerjakan pekerjaan lain yang lebih efisien.

Mereka akan memiliki lebih banyak waktu luang untuk menangani pembeli yang serius dan tentunya akan meningkatkan penjualan mereka.

Tidak hanya siap melayani setiap pertanyaan pelanggan secara otomatis, Balesin juga menyediakan mini-website yang bisa dimanfaatkan penjual untuk menampilkan barang-barang dagangan mereka.

Mini-website ini memudahkan pembeli untuk melihat-lihat produk beserta detailnya. Kemudian melakukan pembelian tanpa keluar dari layar chatting

fitur-fitur lainnya untuk mendukung proses jual-beli daring menjadi lebih mudah.

Baca Juga : Selamatkan Momen Buka Puasa Bersama Dengan Qraved!

Seperti kalkulasi biaya dan ongkos kirim otomatis, dashboard untuk memantau aktivitas penjualan toko daring. Hingga data analitik untuk mencapai penjualan yang maksimal.

Para Digitizers tak perlu khawatir untuk membuat pembeli lebih interaktif dan nyaman saat chatting. Digitizers bisa memilih sendiri gaya bahasa atau percakapan sesuai dengan bisnis daring yang dijalankan.

Selamat mencoba chatbot Balesin Digitizers, karena yang mudah selalu berawal dari teknologi.

Bingung Buka Puasa Dimana? Cari Restoran Di Qraved Aja!

Bingung Buka Puasa Dimana?Cari Restoran Qraved Aja! -Terkadang mencari restoran untuk buka puasa bersama tak segampang seperti yang dikira. Platfrom Qraved akan menjawab permasalahan tersebut.

Binggung mencari tempat buka puasa yang sesuai dengan budget dan cozy juga untuk kumpul. Qraved akan membantu anda mencari rekomendasi restoran.

Qraved adalah sebuah platfrom yang memberikan solusi untuk sebuah kebinggungan “Mau makan dimana?”

Baca Juga : Beli Barang Bekas di Prelo Aja!

Banyak fitur yang terdapat di Qraved yakni Restaurant Directory di fitur ini anda bisa mencari info mengenai restoran di seluruh daerah mulai Jabodetabek hingga pulau dewata. Mulai dari jam buka, menu, foto, alamat, dan review restoran tersebut. 

Review anda juga bisa partisipasi untuk berbagi pengalaman saat makan di restoran tertentu. dining guide jika anda membutuhkan rekomendasi list makanan yang sesuai situasi dan budget anda bisa langsung mengecek daftar tersebut.

Lalu ada journal halaman dimana anda semua bisa mendapatkan insipirasi untuk membantu, anda memilih mau makan apa dan dimana.

Dan yang terakhir ada My list untuk membuat dining guide versi anda sendiri, caranya mudah simpan resto pilihan kedalam daftar list yang menurut anda sesuai.

Baca Juga : Program Komputer Yang Harus Kalian Kuasai di 2019!

Di fitur Journal dan My list anda dapat membagikanya kepada teman teman juga, sehingga informasinya dapat menyebar luas ke jejaring anda.

Cara menggunakan Qraved juga sama seperti social media.

Dengan fitur unggah review dan upload foto makanan lalu bisa disebarkan ke social media lainnya. seperti instagram,line, facebook dan whatsapp.

Anda juga dapat mengetahui promo promo yang sedang berlangsung diberbagai restoran dengan melihat label merah pada gambar restoran.

Pada label merah tersebut akan ada keterangan promo apa yang sedang berlangsung dan sampai kapan.

Qraved mudah digunakan juga loh Digitizers, selain bisa digunakan melalui website. Anda juga bisa menggunakanya via applikasi yang bisa di unduh melalui Google play dan Apple store.

Baca Juga : Media Sosial Down? Gunakan VPN!

Gak perlu bingung mau makan dimana! Buka Qraved aja sekarang! Jargon andalan Qraved

Pemrograman Komputer Paling Penting Untuk Dipelajari di Tahun 2019

Sudah lama diagungkan bahwa di masa depan, hampir semua aspek kehidupan akan tersentuh dengan yang namanya pemrograman komputer. Istilah kerennya, Internet of Things.

Oleh karena itu, banyak anak muda yang mendambakan untuk bisa meneruskan studinya ke jurusan informatika karena melihat banyaknya peluang kerja di bidang ini.

Apakah anda termasuk salah satunya? Jika iya, anda perlu tahu apa saja bahasa pemrograman komputer yang paling layak untuk dipelajari di 2019 ini!

Istilah-Istilah Bahasa Pemrograman

Beberapa istilah seputar bahasa pemrograman tulisan seperti dibawah ini

Kalau tahu istilah-istilah di bawah ini, anda akan lebih mudah untuk memahami jenis bahasa pemrograman yang akan diterangkan di bawah.

  • Front-End: Bagian pemrograman untuk bagian tampilan antarmuka website/aplikasi yang dilihat oleh user
  • Back-End: Bagian pemrograman yang memastikan fungsi website/aplikasi dapat berjalan dengan benar
  • Syntax: Aturan yang harus dipenuhi dalam bahasa pemrograman agar kode/script dapat dipahami oleh komputer
  • Object-Oriented Programming: Bahasa pemrograman yang berdasarkan konsep obyek

Baca juga: Samsung Galaxy M30 Jadi Ponsel 3 Jutaan Terbaik

Bahasa Pemrograman yang Penting untuk Dipelajari di 2019

Sebenarnya, apa itu bahasa pemrograman? Secara sederhana, bahasa pemrograman berarti instruksi standar yang diberikan kepada komputer agar melakukan sesuatu yang kita inginkan.

Bahasa pemrograman memiliki banyak jenis yang bisa digunakan untuk berbagai macam hal. Untuk membuat website dan game tentu memiliki bahasa yang berbeda.

Bahasa pemrograman biasanya berbentuk kode yang dapat diolah melalui aplikasi bahasa pemrograman, seperti Netbeans atau Microsoft Visual Studio.

Contoh bahasa pemrograman yang terkenal adalah Java, terinspirasi dari kopi Jawa yang terkenal karena bercita rasa tinggi.

Nah, untuk anda yang tertarik belajar bahasa pemrograman, berikut rekomendasi jenis bahasa pemrograman apa saja yang patut kamu dalami di tahun 2019 ini.

Baca juga: OVO PayLater, Uang Digital Sekaligus Pengganti Kartu Kredit

Java

Bahasa pemrograman pertama adalah Java. Java sudah berusia lebih dari 20 tahun dan tetap menjadi bahasa pemrograman yang banyak digunakan.

Java termasuk object-oriented programming atau pemrograman berorientasi obyek. Bahasa pemrograman ini dianggap lebih sederhana jika dibandingkan dengan C++.

Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh Java adalah kemampuannya yang bisa berjalan di berbagai platform. Bahkan, Java memiliki slogan write once, run everywhere.

Sistem operasi Android dibuat menggunakan bahasa Java. Bahkan, 90% perusahaan yang masuk ke dalam Fortune 500 menggunakan bahasa ini untuk pemrograman back-end-nya.

Di salah satu website lowongan kerja pada bulan Januari 2019, terdapat 62.000 lowongan pekerjaan yang mempersyaratkan penguasaan bahasa Java.

C/C++

Pernah dengar istilah old but gold? Kurang lebih itulah yang bisa digunakan untuk menggambarkan bahasa pemrograman C yang sudah ada sejak tahun 1970-an.

Bisa dibilang, C adalah ibunya bahasa pemrograman lain seperti Java, Objective C, dan C#. Banyak kesamaan di syntax hingga paradigmanya.

Sistem operasi Linux dibangun menggunakan bahasa pemrograman ini. Jika kamu ingin menjadi seorang programmer sistem, bahasa ini cocok untuk kamu.

Lantas, apa bedanya C dengan C++? Bedanya, C++ merupakan bahasa pemrograman berorientasi obyek, sama seperti Java, namun bahasa ini dibangun berdasarkan bahasa C.

Pengembangan virtual reality, game, hingga grafis komputer banyak bergantung pada C++ karena kecepatan dan kestabilan yang dimiliki.

Python

Python merupakan bahasa pemrograman yang cukup populer karena user-friendly. Sama seperti Java, syntax yang dimiliki Python sangat mudah untuk dipahami dan dipelajari.

Bedanya, Python lebih cocok dipelajari untuk kamu yang tertarik untuk mempelajari pemrograman back-end. Python juga termasuk fleksibel karena bisa dijalankan di berbagai aplikasi.

Mau tahu contoh aplikasi yang menggunakan Python? Ada YouTube, Instagram, hingga Pinterest.

Kalau kamu merasa bingung ketika mempelajarinya, bahasa pemrograman Python memiliki komunitas yang sangat besar untuk membantumu.

Sama seperti Java, banyak lowongan pekerjaan yang membutuhkan kemampuan untuk menguasai bahasa pemrograman Python.

Baca juga: Pasar Uang dan Pasar Modal. Apa Saja Bedanya?

JavaScript

Meskipun sama-sama bernama Java, sebenarnya JavaScript tidak memiliki hubungan apapun dengan Java. Kalau sekadar terinspirasi, iya.

Alasan di balik penggunaan nama tersebut sebenarnya sepele, hanya strategi pemasaran agar dapat lebih muda diterima karena programmer sudah familiar dengan nama Java.

Kini, JavaScript menjadi salah satu bahasa pemrograman yang paling penting untuk software developer, terutama untuk pengembangan front-end.

Sebagai bahasa pemrograman yang berbasis obyek, JavaScript mampu membuat tampilan website menjadi lebih interaktif dan menarik.

Pada survei yang dilakukan oleh Stack Overflow pada tahun 2018, bahasa pemrograman ini menjadi bahasa pemrograman paling populer selama enam tahun berturut-turut.

JavaScript banyak digunakan karena ringan, kompatibel dengan banyak browser, dan syntax yang dimiliki juga sangat fleksibel.

Selain itu, JavaScript juga termasuk mudah untuk dipelajari.

Setelah membaca artikel diatas kira-kira pemrograman mana yang cocok untuk anda? Masih bingung? akan kami rangkumkan.

Kalau anda ingin mendalami front-end web development, pilihlah JavaScript. Untuk** back-end web development**, anda bisa memilih antara JavaScript, Python, Java.

Ingin membuat aplikasi desktop? Pilih antara Java, C++, atau Python. JIka ingin membuat aplikasi mobile, pilih Swift, Java, atau C#.

Tertarik untuk membuat game? Pilih C++ atau C#.