pemrograman komputer

Sudah lama diagungkan bahwa di masa depan, hampir semua aspek kehidupan akan tersentuh dengan yang namanya pemrograman komputer. Istilah kerennya, Internet of Things.

Oleh karena itu, banyak anak muda yang mendambakan untuk bisa meneruskan studinya ke jurusan informatika karena melihat banyaknya peluang kerja di bidang ini.

Apakah anda termasuk salah satunya? Jika iya, anda perlu tahu apa saja bahasa pemrograman komputer yang paling layak untuk dipelajari di 2019 ini!

Istilah-Istilah Bahasa Pemrograman

Beberapa istilah seputar bahasa pemrograman tulisan seperti dibawah ini

Kalau tahu istilah-istilah di bawah ini, anda akan lebih mudah untuk memahami jenis bahasa pemrograman yang akan diterangkan di bawah.

  • Front-End: Bagian pemrograman untuk bagian tampilan antarmuka website/aplikasi yang dilihat oleh user
  • Back-End: Bagian pemrograman yang memastikan fungsi website/aplikasi dapat berjalan dengan benar
  • Syntax: Aturan yang harus dipenuhi dalam bahasa pemrograman agar kode/script dapat dipahami oleh komputer
  • Object-Oriented Programming: Bahasa pemrograman yang berdasarkan konsep obyek

Baca juga: Samsung Galaxy M30 Jadi Ponsel 3 Jutaan Terbaik

Bahasa Pemrograman yang Penting untuk Dipelajari di 2019

Sebenarnya, apa itu bahasa pemrograman? Secara sederhana, bahasa pemrograman berarti instruksi standar yang diberikan kepada komputer agar melakukan sesuatu yang kita inginkan.

Bahasa pemrograman memiliki banyak jenis yang bisa digunakan untuk berbagai macam hal. Untuk membuat website dan game tentu memiliki bahasa yang berbeda.

Bahasa pemrograman biasanya berbentuk kode yang dapat diolah melalui aplikasi bahasa pemrograman, seperti Netbeans atau Microsoft Visual Studio.

Contoh bahasa pemrograman yang terkenal adalah Java, terinspirasi dari kopi Jawa yang terkenal karena bercita rasa tinggi.

Nah, untuk anda yang tertarik belajar bahasa pemrograman, berikut rekomendasi jenis bahasa pemrograman apa saja yang patut kamu dalami di tahun 2019 ini.

Baca juga: OVO PayLater, Uang Digital Sekaligus Pengganti Kartu Kredit

Java

Bahasa pemrograman pertama adalah Java. Java sudah berusia lebih dari 20 tahun dan tetap menjadi bahasa pemrograman yang banyak digunakan.

Java termasuk object-oriented programming atau pemrograman berorientasi obyek. Bahasa pemrograman ini dianggap lebih sederhana jika dibandingkan dengan C++.

Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh Java adalah kemampuannya yang bisa berjalan di berbagai platform. Bahkan, Java memiliki slogan write once, run everywhere.

Sistem operasi Android dibuat menggunakan bahasa Java. Bahkan, 90% perusahaan yang masuk ke dalam Fortune 500 menggunakan bahasa ini untuk pemrograman back-end-nya.

Di salah satu website lowongan kerja pada bulan Januari 2019, terdapat 62.000 lowongan pekerjaan yang mempersyaratkan penguasaan bahasa Java.

C/C++

Pernah dengar istilah old but gold? Kurang lebih itulah yang bisa digunakan untuk menggambarkan bahasa pemrograman C yang sudah ada sejak tahun 1970-an.

Bisa dibilang, C adalah ibunya bahasa pemrograman lain seperti Java, Objective C, dan C#. Banyak kesamaan di syntax hingga paradigmanya.

Sistem operasi Linux dibangun menggunakan bahasa pemrograman ini. Jika kamu ingin menjadi seorang programmer sistem, bahasa ini cocok untuk kamu.

Lantas, apa bedanya C dengan C++? Bedanya, C++ merupakan bahasa pemrograman berorientasi obyek, sama seperti Java, namun bahasa ini dibangun berdasarkan bahasa C.

Pengembangan virtual reality, game, hingga grafis komputer banyak bergantung pada C++ karena kecepatan dan kestabilan yang dimiliki.

Python

Python merupakan bahasa pemrograman yang cukup populer karena user-friendly. Sama seperti Java, syntax yang dimiliki Python sangat mudah untuk dipahami dan dipelajari.

Bedanya, Python lebih cocok dipelajari untuk kamu yang tertarik untuk mempelajari pemrograman back-end. Python juga termasuk fleksibel karena bisa dijalankan di berbagai aplikasi.

Mau tahu contoh aplikasi yang menggunakan Python? Ada YouTube, Instagram, hingga Pinterest.

Kalau kamu merasa bingung ketika mempelajarinya, bahasa pemrograman Python memiliki komunitas yang sangat besar untuk membantumu.

Sama seperti Java, banyak lowongan pekerjaan yang membutuhkan kemampuan untuk menguasai bahasa pemrograman Python.

Baca juga: Pasar Uang dan Pasar Modal. Apa Saja Bedanya?

JavaScript

Meskipun sama-sama bernama Java, sebenarnya JavaScript tidak memiliki hubungan apapun dengan Java. Kalau sekadar terinspirasi, iya.

Alasan di balik penggunaan nama tersebut sebenarnya sepele, hanya strategi pemasaran agar dapat lebih muda diterima karena programmer sudah familiar dengan nama Java.

Kini, JavaScript menjadi salah satu bahasa pemrograman yang paling penting untuk software developer, terutama untuk pengembangan front-end.

Sebagai bahasa pemrograman yang berbasis obyek, JavaScript mampu membuat tampilan website menjadi lebih interaktif dan menarik.

Pada survei yang dilakukan oleh Stack Overflow pada tahun 2018, bahasa pemrograman ini menjadi bahasa pemrograman paling populer selama enam tahun berturut-turut.

JavaScript banyak digunakan karena ringan, kompatibel dengan banyak browser, dan syntax yang dimiliki juga sangat fleksibel.

Selain itu, JavaScript juga termasuk mudah untuk dipelajari.

Setelah membaca artikel diatas kira-kira pemrograman mana yang cocok untuk anda? Masih bingung? akan kami rangkumkan.

Kalau anda ingin mendalami front-end web development, pilihlah JavaScript. Untuk** back-end web development**, anda bisa memilih antara JavaScript, Python, Java.

Ingin membuat aplikasi desktop? Pilih antara Java, C++, atau Python. JIka ingin membuat aplikasi mobile, pilih Swift, Java, atau C#.

Tertarik untuk membuat game? Pilih C++ atau C#.