grabbajay

Grab bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta memperkenalkan layanan GrabBajay untuk perjalanan jarak dekat. Tentu hal ini menjadi perbincangan karena Grab menggunakan kendaraan roda empat atau mobil dan kendaraan roda dua atau motor sebagai alat transportasinya.

Tri Sukma Anreianno, head of public affairs Grab Indonesia mengatakan kemunculan layanan ini menyasar jalur yang sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat. Di samping itu, layanan ini juga merupakan dukungan untuk program Langit Biru.

Setiap kendaraan yang terdaftar dalam GrabBajay merupakan kendaraan dengan bahan bakar gas yang ramah lingkungan.

Baca juga: Pemrograman Komputer Paling Penting Untuk Dipelajari di Tahun 2019

Tri mengatakan dalam keterangan resminya bahwa ia percaya dapat meningkatkan pengalaman pelanggan. Khususnya bagi mereka yang ingin mendapatkan akses transportasi yang aman dan nyaman dengan skema harga yang lebih pasti dan terintegrasi di dalam aplikasi Grab.

Kehadiran GrabBajay diharapkan bisa membantu pemerintah mengatasi masalah pencemaran lingkungan akibat kendaraan bermotor.

Menyoal keselamatan, Grab memastikan 100 persen pengendara GrabBajay telah melalui uji KIR dan memiliki surat jalan yang masih berlaku. Sudah sangat terjamin bukan keselamatannya?

Baca juga: Kulina Katering Digital Masa Kini, Selamatkan Momen Ramadhan

Seluruh pengemudi juga telah melalui serangkaian pelatihan, termasuk pelatihan pelayanan penumpang sebelum mengantar ke tujuan. Penumpang bisa mengakses informasi nomor plat bajay di aplikasi.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Grab dan berharap integrasi kerja sama ini dapat terus berlanjut, bahkan dapat menjadi salah satu pilihan layanan transportasi favorit masyarakat maupun turis di Ibukota, dan semakin berkembang ke wilayah-wilayah lokal lain di Jakarta.” kata Massdes Aroufy, Kepala Bidang Angkutan Jalan Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Saat ini layanan GrabBajay telah tersedia di lima titik utama yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat, yakni Stasiun Jakarta Kota, ITC Mangga Dua, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Sawah Besar, dan Pasar Baru dengan tarif sebesar Rp3.000 per kilometer.

Baca juga: OVO PayLater, Uang Digital Sekaligus Pengganti Kartu Kredit