Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org

Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org – Mungkin anda termasuk orang yang bingung perbedaan antara WordPress.com dan WordPress.org. meskipun keduanya memang sama-sama aplikasi Content Management System yang sama, namun ada sedikit fitur yang membedakan dari keduanya.

Memang belum banyak yang mengetahui jika WordPress terdapat 2 versi yaitu versi instan dan versi instal. Versi instan bisa didapatkan dengan mendaftar di WordPress.com, sedangkan versi instal atau WordPress self-hosted bisa didapatkan dengan mengunduhnya dari WordPress.org. kedua versi tersebut bisa digunakan gratis.

Baca juga : Pengertian Domain dan Tingkatannya

Dari cara penggunaannya, kedua versi ini tidak jauh berbeda. Baik dari cara posting, membuat halaman, settingan umum, upload file dan lain-lain. Bahkan tampilan layout halaman admin, halaman muka, interface, struktur CMS nya pun juga sama.

Baca juga : Daftar Google AdSense Melalui Blog

Berikut infografik yang menjelaskan perbedaan antara WordPress.com dan WordPress.org.

WordPress.org dan WordPress.com

WordPress
Source: wpmu.org

Nah, begitulah penjelasan perbedaan antara WordPress.com dan WordPress.org.

Baca Juga : Strategi Internet Marketing UKM Indonesia

Kesimpulannya, baik WordPress.com maupun WordPress.org sama-sama gratis dan dapat digunakan oleh siapapun tergantung kebutuhan dan penggunaan penggunanya.

Salam Digitizer,

15 Tahapan yang diperlukan bisnis Startup

15 Tahapan yang diperlukan bisnis Startup – Dalam bisnis tentu ada beberapa tahapan demi mencapai kesuksesan dalam berbisnis termasuk dalam bisnis Startup. Lalu, tahapan apa saja yang perlu dilakukan dalam bisnis Startup? Berikut penjelasannya.

Startup
Source : https://www.kaskus.co.id/

Hidup di masa depan

Yang dimaksud hidup di masa depan adalah berfikir inovatif. Dalam bisnis Startup tentu diperlukan pemikiran yang inovatif sebelum membuat sebuah produk yang mana akan dapat bermanfaat dan membantu orang banyak.

Baca Juga :  Fitur yang harus dimiliki website E-Commerce

Apa yang hilang

Ketika kita sudah hidup di masa depan kita akan menyadari apa yang kurang di dunia ini? Itulah ide inovatif yang muncul dan dapat menjadi ide yang cemerlang untuk direalisasikan.

Tulislah semua ide

Ide memang terkadang muncul secara tiba-tiba dan ini terkadang membuat kita sering lupa dengan ide-ide yang telah kita dapat. Oleh karena itu tulislah semua ide yang telah didapat agar tidak lupa untuk direalisasikan.

Buatlah rancangan

Setelah mendapat ide cemerlang, buatlah rancangan dari sebuah produk yang akan dibuat.

Tunjukkan rancangan anda

Setelah rancangan terbuat, tunjukkan rancangan pada beberapa orang untuk mendapat kritik dan saran. Tentu hal ini dapat menjadi masukan bagi rancangan yang telah dibuat.

Baca Juga : Perbedaan Website dan Blog

Ulangi rancangan anda

Setelah menunjukkan rancangan anda, ulangi rancangan anda dengan menambahkan masukan dari beberapa orang hingga memperoleh hasil yang terbaik menurut anda.

Bertemu dengan beberapa CO-FOUNDER

Buatlah jaringan. Berkumpul dengan orang-orang hebat yang mungkin bisa menjadi partner dalam mengembangkan rancangan pada startup anda.

Daftarkan lisensi dan bagi modal

Daftarkan lisensi merek perusahaan anda dan mulailah menghitung  patungan modal yang diperlukan untuk bisnis Startup anda.

Cari dana

Carilah dana dari investor, pada waktu yang bersamaan buatlah versi pertama dari rancangan yang telah anda buat.

Baca Juga : Memaksimalkan Fungsi Website dalam Bisnis Anda

Luncurkan prototype

Luncurkan versi pertama dari rancangan anda agar orang tahu bahwa anda telah memulai sesuatu dan promosikan ke beberapa media sosial agar banyak orang mengetahui tentang rancangan yang anda buat.

Tindaklanjuti customer anda

Apakah customer anda kembali? Bila tidak, maka ulangi rancangan anda sampai mereka bersedia loyal kepada anda

Raih 1000 customer

Jika customer gelombang pertama aman, maka sudah waktunya untuk meraih lebih banyak customer.

Tingkatkan hingga 5%            

Tingkatkan pertumbuhan anda hingga 5% per minggu. Memang sedikit sulit, namun dengan hal ini anda dapat dengan cepat menemukan trik terbaik dalam menjalani bisnis ini.

Tetaplah berkembang

Tetaplah berkembang hingga 5 tahun berikutnya. Pada tingkat tersebut mungkin anda sudah mencapai 25 juta pengguna.

Sukses

Pada tahap ini anda telah melewati level Startup dan sudah waktunya untuk melaju ke level berikutnya.

Itulah beberapa tahap sukses dalam bisnis Startup. Semoga bermanfaat.

Salam Digitizer,

5 cara menghasilkan ide untuk bisnis Startup

5 cara menghasilkan ide untuk bisnis Startup – Bisnis Startup kian banyak bermunculan. Di indonesia sendiri sudah banyak bermunculan bisnis-bisnis Startup. Namun, tak sedikit pula pelaku bisnis Startup yang harus menutup bisnisnya dikarenakan kurangnya ide sehingga tak dapat menghasilkan sebuah produk yang dapat dikembangkan dan dijual ke khalayak ramai. Lalu, bagaimana cara menghasilkan ide untuk bisnis Startup? Berikut cara-cara menghasilkan ide untuk bisnis Startup.

menghasilkan ide startup
Source : https://www.kaskus.co.id/

Sederhana

Mulailah dengan hal-hal yang sederhana. Seperti memecahkan 1 masalah dari 1 customer dengan 1 produk anda. Dalam bisnis Startup Akan ada banyak masalah yang berdatangan, oleh karena itu pecahkan tiap masalah dengan sederhana dan mungkin dalam setiap masalah yang dihadapi akan dapat memberi ide yang cemerlang untuk dikembangkan.

Baca Juga : Memaksimalkan Fungsi Website dalam Bisnis Anda

Pelanggan

Setiap pelanggan yang datang pasti membawa permasalahan yang beragam untuk anda pecahkan. Oleh karena itu, sebelum memulai untuk memecahkan setiap masalahnya. Kenali terlebih dahulu permasalahan dari pelanggan anda. Lalu pecahkan masalah sesuai dengan solusi yang telah anda temukan agar produk yang anda buat dapat memecahkan masalah bagi pelanggan.

Passion

Yakinlah bahwa passion anda ada pada bisnis yang anda jalankan. Jika anda yakin bahwa passion anda ada pada bisnis yang anda jalankan maka anda dapat dengan mudah memecahkan tiap masalah yang akan anda hadapi. Dan tentunya akan menghasilkan ide-ide baru untuk anda ubah menjadi kenyataan bersama tim dalam bisnis anda.

Baca Juga : Perbedaan Website dan Blog

Fokus

Dalam melakukan segala hal tentu kita dituntut untuk fokus. Terutama pada bisnis Startup, anda harus fokus dalam memecahkan setiap masalahnya. Dan tentunya setiap pendapatan yang telah anda peroleh, bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis Startup yang sedang anda jalankan dan tetap fokus pada satu tujuan anda.

Deal

Berapa banyak yang dibutuhkan sebelum anda menghasilkan uang? Katahuilah proses bagaimana anda bisa menghasilkan uang agar anda bisa lebih mudah mengidentifikasi jumlah stakeholder yang terlibat. Sebuah Startup yang sehat ada baiknya jika mampu membatasinya tidak lebih dari 3 langkah hingga anda melakukan Deal.

Baca Juga :  Fitur yang harus dimiliki website E-Commerce

Itulah beberapa cara menghasilkan ide terbaik untuk bisnis Startup anda. Semoga dapat menginspirasi anda.

Salam Digitizer,

[Infografis] Anatomi bisnis Startup

[Infografis] Anatomi bisnis Startup – Sebelumnya apakah anda tahu apa itu bisnis Startup? Mungkin tak banyak orang yang tahu apa itu bisnis Startup. Kata Startup sendiri diambil dari Bahasa inggris yang berarti baru dirintis. Pada umumnya bisnis Startup belum lama beroperasi dan identik dengan teknologi, web, internet dan hal yang berhubungan dengan ranah tersebut. lalu, apakah anda tahu anatomi pada bisnis Startup? Berikut penjelasannya.

Anatomi Bisnis Startup
Source : https://www.kaskus.co.id/

Kelompok (Tim)

Sebuah bisnis tentu saja membutuhkan sebuah tim untuk menjalankan bisnisnya terutama pada bisnis Startup. Mengajak beberapa orang yang akan ikut membantu mewujudkan mimpi anda adalah salah satu kebutuhan dari bisnis Startup. Sebuah tim dalam bisnis startup juga menentukan keberhasilan dalam membangun dan mengembangkan bisnis Startup.

Baca juga : Memaksimalkan Fungsi Website dalam Bisnis Anda

Permulaan

Dalam bisnis Startup permulaan dalam memulai bisnis harus dilakukan dengan baik. Berawal dari ide lalu diubah menjadi kenyataan adalah motto dari sebuah bisnis Startup. Dalam bisnis Startup harus berani dalam mengambil resiko dari segala ide yang akan diubah menjadi kenyataan. Maka awali permulaan dalam bisnis Startup dengan baik.

Teknologi

Di zaman yang semakin modern ini hampir segala bentuk teknologi berkembang dengan cepat. Oleh karena itu jangan sampai abaikan perkembangan teknologi terutama dalam bisnis Startup. Hal ini dikarenakan bisnis Startup pada umumnya berkaitan dengan teknologi dan pelaku bisnis Startup harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada.

Ide

Salah satu hal penting dalam menjalankan bisnis Startup adalah ide. Awal dari hasil kerja dalam bisnis adalah ide dan untuk menghasilkan ide yang cemerlang tentu tergantung pada kelompok (tim) dalam bisnis Startup tersebut.

Baca juga : Iklan Facebook Sebagai Sarana Promosi

Kantor anda

Kantor anda merupakan tempat dimana anda dan tim anda bekerjasama dalam mengembangkan bisnis Startup. Tempat ini juga merupakan tempat merealisasikan ide-ide yang muncul untuk diubah menjadi kenyataan. Kantor anda juga digunakan untuk tempat bertemu dengan client maupun investor, oleh karena itu bentuk dan atur kantor anda se-menarik mungkin agar client dan investor anda mendapat kesan yang menarik. Tentunya dengan kantor yang nyaman juga akan meningkatkan produktifitas anda bersama kelompok anda.

Itulah anatomi dalam bisnis Startup beserta penjelasannya. Apa anda berminat untuk membentuk bisnis Startup?

Salam Digitizer,

Fitur Baru Instagram Cegah Pengguna Kecanduan Aplikasinya

Instagram kini menjadi media sosial yang jamak digunakan. Tak jarang satu orang memiliki lebih dari satu akun Instagram. Ditambah dengan adanya Instagram Bisnis, para pebisnis online bisa berinteraksi dan menyusun strategi pemasaran mereka. Berbagai fasilitas disediakan Instagram untuk mendukung kegiatan para penggunanya agar semakin nyaman mengakses media sosial ini. Serunya akses Instagram kadang membuat kita lupa waktu. Nah, kabarnya akan ada fitur baru Instagram yang sedang disiapkan.

Fitu baru Instagram – Usage Insight : Apa gunanya?

Fitur baru Instagram ini berupa pendeteksi kecanduan pengguna terhadap aplikasinya. Nama dari fitur ini adalah ‘Usage Insight’ yang dapat mengkalkulasi berapa lama seorang pengguna mengakses Instagram. Ide ini tercetus karena seorang ahli komputer yang mengungkap bahasa pemrograman soal fitur pembatasan waktu dalam mengakses Instagram.

Baca Juga : [Infografis] 7 Hal yang Harus Ada di Kemasan Produk Makanan

CEO Instagram, Kevin Systrom, mengatakan bahwa fitur ini sedang dalam proses uji coba sebelum nantinya resmi diluncurkan.

Mungkin Anda sedang bersemangat untuk melayani tanya jawab via Instagram dengan calon pembeli sehingga Anda fokus dengan ponsel Anda untuk waktu yang lama. Siapa yang tidak tahu serunya merintis bisnis online. Bisnis macam ini sedang banyak diminati karena bisa dilakukan oleh semua orang, baik sebagai sumber penghasilan utama maupun tambahan.

Baca Juga : Tips Memulai Investasi untuk Mahasiswa

Sebagai pebisnis online, mendapat insight dari pelanggan merupakan hal penting. Tak jarang untuk menyelami minat dan perilaku pelanggan, para pebisnis online mencari informasi melalui kolom pencarian di Instagram. Mencari informasi seringkali memakan waktu dan tak disadari lamanya.

Tujuan dari fitur ini adalah agar para pengguna tidak kehilangan interaksi dengan dunia luar. Semoga ketika sudah diluncurkan, fitur ini bisa membantu para pengguna untuk tidak kecanduan dengan media sosial ya!

Baca Juga : Artikel Strategi Internet Marketing UKM Indonesia

Gaji UMR, lebih baik berinvestasi Deposito atau Reksa dana? – Part 2

Investasi Deposito atau Reksa dana? Mana yang lebih baik? Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas Kelebihan dan kelemahan dari Investasi Reksa dana. lalu, Bagaimana dengan investasi Deposito? Mari bandingkan dengan investasi deposito. Berikut kelebihan dan kekurangannya.

Deposito

Investasi ini merupakan instrumen investasi yang sering dipilih dalam menyimpan uang atau berinvestasi karena bunga yang ditawarkan sudah pasti sejak awal berinvestasi. Namun, pada investasi Deposito memiliki aturan yang cukup ketat. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

Baca Juga : Mengenal Financial Technology dan Perkembangannya di Indonesia

Kelebihan

Bunga lebih besar daripada tabungan biasa

Investasi Deposito menawarkan bunga yang lebih besar daripada tabungan biasa. Pada tabungan biasa akan mendapatkan bunga 2% namun pada investasi Deposito dapat memberikan bunga hingga 5%.

Dilindungi langsung oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan)

Seluruh dana yang anda investasikan pada Deposito akan dijamin oleh pemerintah melalui LPS. Sehingga, apabila bank di tempat anda menginvestasikan uang bankrut, maka dana yang telah anda investasikan akan kembali seluruhnya.

Nilai return pasti

Dalam investasi Deposito investor akan dijanjikan dari awal tingkat keuntungan yang akan diperoleh. Misalkan 5% per tahun untuk penempatan selama 1 tahun. Sehingga anda sebagai investor sudah bisa memperkirakan berapa keuntungan yang akan anda peroleh per tahunnya.

Investasi deposito juga memiliki beberapa kelemahan yang dapat menjadi kendala. Berikut kelemahannya.

Baca Juga : Tips memulai investasi untuk mahasiswa

Kelemahan

Memiliki minimum investasi

Pada umumnya investasi Deposito memiliki aturan minimum jumlah investasinya yakni Rp.5.000.000. Hal ini mungkin akan sangat mempersulit anda yang berpenghasilan UMR untuk berinvestasi pada investasi Deposito karena memiliki minimum investasi yang cukup besar.

Deposito mengunci uang anda

Investasi Deposito akan mengunci masa penempatan uang. Mulai dari 3 bulan hingga hitungan tahun. Sehingga apabila anda ingin melakukan pencairan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan maka anda akan dikenakan biaya pinalti atau pengurangan bunga pada investasi anda.

Risiko inflasi

Berinvestasi dalam jangka panjang mungkin akan sangat menguntungkan. Namun, tidak menutup kemungkinan anda bisa mendapatkan kerugian apabila terjadi inflasi.

Pajak

Pada investasi Deposito keuntungan dari bunga Deposito merupakan subjek pajak penghasilan final sebesar 20%. Pada umumnya pajak yang berlaku akan langsung dipotong oleh pihak bank sebelum diterima oleh anda sebagai investor.

Baca Juga : Jenis-jenis investasi reksa dana yang perlu diketahui

itulah penjelasan kelebihan dan kelemahan dari investasi Reksa dana dan Deposito. kini tinggal anda memilih mana investasi yang menurut anda lebih baik dan cocok untuk finansial anda.

Gaji UMR, lebih baik berinvestasi Deposito atau Reksa dana? – Part 1

Investasi Deposito atau Reksa dana? Mungkin ini pertanyaan bagi anda yang bingung memilih investasi apa yang cocok untuk karyawan dengan gaji UMR. Banyak yang berpendapat bahwa penghasilan UMR tidak memungkinkan untuk digunakan berinvestasi. Namun, pendapat ini salah. Karena kunci dari berinvestasi dimulai dari niat dan mindset anda. Lalu, investasi apa yang cocok untuk penghasilan UMR? Apakah Deposito atau Reksa dana? Berikut penjelasannya.

Reksa dana

Investasi ini memudahkan bagi anda yang tidak punya cukup waktu karena bisa terbebas dari pekerjaan yang merepotkan dari investasi ini. Anda hanya perlu membeli Unit yang mana akan dikelola oleh Manajer Investasi untuk bisa mendapatkan return.

Baca Juga : Tips memulai investasi untuk mahasiswa

Kelebihan

Dana investasi yang minimum

Pada beberapa penyedia investasi Reksa dana online seperti BukaReksa, anda bisa memulai investasi reksa dana dengan hanya Rp.10.000. ini akan sangat memudahkan anda yang ingin berivestasi namun dengan penghasilan UMR.

Return lebih besar

Pada investasi reksa dana nilai return yang didapat bisa lebih besar meskipun dengan modal yang sedikit. Namun, keuntungan tersebut juga tergantung pada Unit dan jangka waktu yang anda pilih. Presentase nilai return pada reksa dana bisa mencapai 10% – 20%.

Waktu pencairan yang fleksibel

Pada investasi reksa dana online anda bisa melakukan pembelian dan penjualan kembali unit reksa dana anda kapan saja. Pencairan dana hasil penjualan kembali akan langsung masuk ke rekening anda.

Baca Juga : Mengenal Financial Technology dan Perkembangannya di Indonesia

Semudah belanja Online

Berbeda dengan investasi reksa dana konvensional yang harus pergi ke bank, Reksa dana online dapat dengan mudah anda lakukan seperti sedang belanja online. Anda hanya tinggal mendaftarkan diri dan membeli produk reksa dana yang anda inginkan secara online.

Bebas pajak

Keuntungan yang anda dapat dari investasi Reksa dana bukanlah objek pajak dan hasil yang anda terima sebagai investor adalah sudah bersih.
Tetapi, investasi reksa dana juga memiliki beberapa kelemahan yang menjadi risiko dari produk investasi ini.

Kelemahan

Tidak dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan)

Karena proses investasi reksa dana akan berada di perputaran uang di dunia pasar uang dan melibatkan banyak investor, maka kerugian tidak dijamin oleh LPS atau pemerintah. Namun, kerugian pada investasi ini tidak akan terlalu besar hingga menghabiskan seluruh modal investasi anda. Kerugian pada investasi ini akan dibatasi yaitu 10% pada setiap jenis pasar uang.

Nilai return tidak pasti

Investasi Reksa dana memberikan nilai return yang berfluktasi. Sehingga keuntungan yang akan anda dapat tidak dapat diprediksi. Pada umumnya, investasi reksa dana memiliki nilai return 10% – 20%.

Baca Juga : Jenis-jenis investasi reksa dana yang perlu diketahui

Itulah kelebihan dan kekurangan dari investasi reksa dana. Bagaimana dengan investasi Deposito? Mari bandingkan dengan investasi deposito. Penjelasan kelebihan dan kelemahan investasi deposito akan dijelaskan pada artikel selanjutnya.

[Infografis] 7 Hal yang harus ada di kemasan produk makanan

[Infografis] 7 Hal yang harus ada di kemasan produk makanan – Apakah anda pemilik usaha produk makanan dalam kemasan? Sebelum membuat kemasan produk atau memasarkan produk anda, Ketahuilah 7 Hal yang harus ada di kemasan produk makanan supaya dapat menjadi menarik dan meningkatkan penjualan produk anda. Berikut informasinya.

 

Hal-yang-harus-ada-di-kemasan-makanan
https://www.kaskus.co.id/

Nama produk

Cantumkan nama produk sesuai dengan IRT (Industri Rumah Tangga). Pencantuman nama sesuai IRT pada kemasan produk bertujuan sebagai identitas pada produk yang anda pasarkan supaya pelanggan dapat mengingat dan mengenali produk anda.

Baca juga : 7 langkah membangun brand yang kuat

Komposisi

Mencantumkan daftar bahan / komposisi produk makanan sangatlah perlu karena beberapa pelanggan sangat selektif dalam memilih produk makanan serta memilih bahan makanan apa yang ada dalam produk. Selain itu, dengan adanya daftar bahan / komposisi dalam produk pelanggan bisa dengan mudah mengetahui bahan apa saja yang digunakan pada produk makanan anda.

Berat bersih

Selain komposisi, Berat bersih (Netto) produk makanan dalam kemasan anda juga harus disertakan supaya pelanggan dapat mengetahui berapa berat dari isi dalam kemasan produk makanan anda.

Tanggal Expire

Hal ini sangat penting karena setiap produk makanan pasti memiliki masa kadaluarsa yang berbeda. Oleh karena itu, supaya aman saat dikonsumsi oleh pelanggan cantumkan Tanggal Expire dengan jelas supaya pelanggan dapat mengetahui apakah produk makanan anda masih layak dikonsumsi atau sudah kadaluarsa.

Baca juga : Kini Hadir Software Akuntansi Online untuk Mudahkan Monitoring Bisnis

Kode produksi

Kode produksi pada setiap kemasan produk makanan berfungsi untuk mengetahui tanggal dan waktu produksi dari produk anda. Hal ini juga dapat digunakan untuk mengetahui waktu produksi saat terjadi masalah pada produk anda.

Alamat IRTP

Mencantumkan alamat IRTP (Industri Rumah Tangga Pangan) sebagai identitas dari tempat produksi produk makanan dalam kemasan anda. Dalam mencantumkan alamat IRTP cukup mencantumkan nama kota, provinsi dan negara tempat produksi anda berada.

Baca juga : Levidio Motion Pro, Template Atraktif Penunjang Presentasi Unik

Selain mencantumkan data-data penting seperti diatas, desain, warna dan bentuk dari kemasan produk pangan anda juga harus unik supaya dapat menarik pelanggan untuk membeli produk makanan dalam kemasan dan meningkatkan penjualan anda.

Salam Digitizer,

[Infografis] 7 langkah membangun brand yang kuat

[Infografis] 7 langkah membangun brand yang kuat – Dalam membangun sebuah Brand ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memperkuat Brand anda. Mulai dari tagline, cara berkomunikasi, gaya desain, konsistensi dan keunikan dari Brand anda. Lalu bagaimana langkah-langkah untuk membangun brand yang kuat? Berikut langkah-langkah serta penjelasannya.

7-langkah-membangun-brand
Sumber : https://www.kaskus.co.id/

Be Noticed

Untuk sebuah Brand kesan pertama merupakan hal terpenting karena dari kesan pertama anda bisa membuat orang mengingat brand anda. Promosikan brand melalui tagline yang menarik dan gambar yang iconic karena dengan inilah sebuah brand dapat dengan mudah dipandang serta diingat oleh orang lain.

Baca juga : Tips Memilih Smartphone Untuk Online Shop

Be Connected

Sesuaikan cara dan gaya komunikasi anda sesuai dengan karakter bisnis dan target pelanggan. Selalu perhatikan pula karakter pelanggan anda supaya dapat menyesuaikan cara komunikasi sehingga pelanggan merasa nyaman dalam berkomunikasi.

Be Clear

Berkomunikasilah secara jelas tanpa harus bertele-tele. Gunakanlah bahasa yang digunakan oleh pelanggan anda dan jangan terlalu banyak menggunakan bahasa teknis. Fokus pada apa yang diinginkan pelanggan dan pastikan cara komunikasi anda dapat cepat membuat pelanggan mengenal brand anda.

Be Sure of yourself

Tunjukkan kelebihan anda kepada pelanggan supaya terlihat lebih unggul dan jangan berusaha menjadi “orang lain”.

Be Consistent

Konsistensi sangat dibutuhkan dalam membangun sebuah brand. Oleh karena itu, pertahankan cara berkomunikasi, cara promosi, gaya desain serta bentuk gambar agar pelanggan dapat dengan mudah mengingat Brand anda.

Baca juga : 10 Platform Social Teraktif di Indonesia

Be Different

Pelajari hal yang ada pada Brand lain. Carilah apa kelebihan dari brand anda supaya bisa menjadi lebih baik dan lebih unik dari Brand kompetitor. Dengan hal ini pelanggan akan lebih mengingat brand anda daripada brand kompetitor.

Be Direct

Beri kesempatan pada pelanggan anda untuk berinteraksi dengan Brand anda. Jalinlah interaksi dengan pelangga supaya mempermudah mereka untuk berhubungan dengan Brand anda. Dan jangan lupa untuk mempermudah mereka menikmati layanan dari Brand anda.

Baca juga : Digital Marketing Di Indonesia Dalam Angka (Infografis)

Itulah 7 langkah membangun brand yang kuat. Selalu dengarkan kritik dan saran dari pelanggan karena hal ini secara tidak langsung juga dapat membangun Brand anda menjadi lebih baik.

Salam digitizer,

Tips memulai investasi untuk mahasiswa

Tips memulai investasi untuk mahasiswa – Masyarakat kian sadar betapa pentingnya investasi. Tak sedikit pula mahasiswa yang ingin berinvestasi untuk di masa depan. Akan sangat menguntungkan jika bisa berinvestasi sejak muda. Tetapi, akan sangat berisiko pula jika tidak memahami terlebih dahulu jenis investasi yang dipilih. Terutama untuk mahasiswa yang belum berpenghasilan tetap dan hanya mengandalkan uang saku untuk kuliah. Nah, inilah tips memulai investasi untuk mahasiswa agar tidak merugi.

Baca juga : Mengapa Berinvestasi di Properti ?

Kumpulkan informasi

Gunakan kemudahan pada internet dalam mencari informasi sebanyak-banyaknya untuk mempelajari jenis investasi yang akan dipilih. Carilah informasi tentang jenis investasi mulai dari modal investasi, jangka waktu, presentase hasil imbal (return), resiko dan lain-lain.

Pastikan jenis investasi yang akan dipilih sesuai dengan kemampuan finansial supaya tidak mengakibatkan kerugian.

Mulailah dari yang minim risiko

Setiap jenis investasi pasti menawarkan beragam risiko dan return. Oleh karena itu, sebagai pemula pilih dan mulailah dari jenis investasi yang minim risiko. Namun, biasanya investasi dengan minim risiko juga memiliki presentase hasil imbal (return) yang minim pula.

Salah satu jenis investasi yang cocok untuk pemula yakni investasi reksa dana. Karena untuk memulai investasi pada reksa dana bisa dengan modal minim mulai dari Rp.100.000. tingkat return rata-rata reksa dana juga cukup tinggi tergantung pada perputaran uangnya. Investasi reksa dana juga terbilang mudah karena semua dana investasi akan dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi sehingga sangat cocok untuk mahasiswa yang ingin mulai berinvestasi.

Baca juga : Jenis-jenis investasi reksa dana yang perlu diketahui

Pilih investasi jangka menengah

Karena masih pemula, lebih baik untuk memilih investasi jangka menengah atau diatas satu tahun. Karena transaksi jangka menengah hingga jangka panjang memiliki risiko yang lebih kecilo untuk mengalami kerugian dibandingkan dengan investasi jangka pendek.

Sebagai contoh investasi jangka menengah yakni investasi reksa dana pasar uang yang dinilai memiliki risiko cuku rendah dibandingkan lainnya. Selain risiko yang cukup rendah, investasi reksa dana pasar uang juga bisa mencapai rata-rata return 10% per tahun.

Baca juga : Mengenal investasi reksa dana

Langkah terakhir sebelum melakukan investasi yaitu kumpulkan niat serta atur mindset bahwa berinvestasi itu mudah dan sangat menguntungkan untuk masa depan.

Salam digitizer!