Investasi Deposito atau Reksa dana

Investasi Deposito atau Reksa dana? Mungkin ini pertanyaan bagi anda yang bingung memilih investasi apa yang cocok untuk karyawan dengan gaji UMR. Banyak yang berpendapat bahwa penghasilan UMR tidak memungkinkan untuk digunakan berinvestasi. Namun, pendapat ini salah. Karena kunci dari berinvestasi dimulai dari niat dan mindset anda. Lalu, investasi apa yang cocok untuk penghasilan UMR? Apakah Deposito atau Reksa dana? Berikut penjelasannya.

Reksa dana

Investasi ini memudahkan bagi anda yang tidak punya cukup waktu karena bisa terbebas dari pekerjaan yang merepotkan dari investasi ini. Anda hanya perlu membeli Unit yang mana akan dikelola oleh Manajer Investasi untuk bisa mendapatkan return.

Baca Juga : Tips memulai investasi untuk mahasiswa

Kelebihan

Dana investasi yang minimum

Pada beberapa penyedia investasi Reksa dana online seperti BukaReksa, anda bisa memulai investasi reksa dana dengan hanya Rp.10.000. ini akan sangat memudahkan anda yang ingin berivestasi namun dengan penghasilan UMR.

Return lebih besar

Pada investasi reksa dana nilai return yang didapat bisa lebih besar meskipun dengan modal yang sedikit. Namun, keuntungan tersebut juga tergantung pada Unit dan jangka waktu yang anda pilih. Presentase nilai return pada reksa dana bisa mencapai 10% – 20%.

Waktu pencairan yang fleksibel

Pada investasi reksa dana online anda bisa melakukan pembelian dan penjualan kembali unit reksa dana anda kapan saja. Pencairan dana hasil penjualan kembali akan langsung masuk ke rekening anda.

Baca Juga : Mengenal Financial Technology dan Perkembangannya di Indonesia

Semudah belanja Online

Berbeda dengan investasi reksa dana konvensional yang harus pergi ke bank, Reksa dana online dapat dengan mudah anda lakukan seperti sedang belanja online. Anda hanya tinggal mendaftarkan diri dan membeli produk reksa dana yang anda inginkan secara online.

Bebas pajak

Keuntungan yang anda dapat dari investasi Reksa dana bukanlah objek pajak dan hasil yang anda terima sebagai investor adalah sudah bersih.
Tetapi, investasi reksa dana juga memiliki beberapa kelemahan yang menjadi risiko dari produk investasi ini.

Kelemahan

Tidak dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan)

Karena proses investasi reksa dana akan berada di perputaran uang di dunia pasar uang dan melibatkan banyak investor, maka kerugian tidak dijamin oleh LPS atau pemerintah. Namun, kerugian pada investasi ini tidak akan terlalu besar hingga menghabiskan seluruh modal investasi anda. Kerugian pada investasi ini akan dibatasi yaitu 10% pada setiap jenis pasar uang.

Nilai return tidak pasti

Investasi Reksa dana memberikan nilai return yang berfluktasi. Sehingga keuntungan yang akan anda dapat tidak dapat diprediksi. Pada umumnya, investasi reksa dana memiliki nilai return 10% – 20%.

Baca Juga : Jenis-jenis investasi reksa dana yang perlu diketahui

Itulah kelebihan dan kekurangan dari investasi reksa dana. Bagaimana dengan investasi Deposito? Mari bandingkan dengan investasi deposito. Penjelasan kelebihan dan kelemahan investasi deposito akan dijelaskan pada artikel selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here