kelebihan-kekurangan-reksa-dana

Kelebihan dan kekurangan investasi reksa dana – Saat ini sudah banyak ragam bentuk investasi dan salah satunya adalah investasi reksa dana. Investasi reksa dana memang kian banyak peminatnya. Selain mudah dan murah, investasi reksa dana juga memberikan hasil imbal (return) yang cukup banyak. Nah, sebelum memilih untuk berinvestasi di reksa dana, sebaiknya pahami terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan dari investasi reksa dana. Berikut penjelasannya.

Baca juga : Jenis-jenis investasi reksa dana yang perlu diketahui

Kelebihan

Berinvestasi dengan mudah

Investasi dalam bentuk reksa dana memang terbilang mudah. Karena, investor hanya perlu melakukan pembelian produk investasi pada perusahaan investasi reksa dana lalu uang dari investor akan dikelola oleh Manajer Investasi sesuai dengan produk investasi yang dipilih oleh investor.

Keuntungan bisa lebih tinggi

Berbeda dengan investasi dalam bentuk deposito yang jumlah keuntungannya sudah pasti sejak awal berinvestasi dan suku bunganya berkisar 4% – 6%. Berinvestasi dalam bentuk reksa dana bisa mendapatkan keuntungan hasil imbal (return) sekitar 10% – 20%. Karena perputaran uang yang dilakukan tidak hanya terpaku pada satu jenis produk investasi.

Jumlah minimum investasi lebih rendah

Dalam investasi deposito mengharuskan investor memiliki modal yang cukup besar. Umumnya, minimal harus berinvestasi Rp.1.000.000 untuk memiliki deposito.

Sedangkan pada investasi reksa dana, investor bisa memulai investasi pada angka yang lebih rendah yaitu mulai dari Rp.10.000. ini sangat memudahkan para investor yang baru memulai berinvestasi karena modal investasi yang diperlukan tidak banyak dan tidak ada perbedaan return antara modal kecil maupun besar.

Tidak ada jangka waktu dan tanpa denda

Berbeda dengan investasi pada deposito yang tidak dapat diambil sewaktu-waktu. Dan bisa dikenakan denda jika mengambil dana investasi sebelum waktu yang sudah ditentukan. Pada investasi reksa dana para investor bisa mengambil dana kapan saja tanpa ada jangka waktu yang harus dipenuhi serta tanpa dikenakan denda.

Baca juga : Mengenal investasi reksa dana

Kekurangan

Berisiko

Pada investasi reksa dana Manajer Investasi akan melakukan perputaran uang di dunia pasar uang yang tentunya ada risiko bahwa tempat perputaran itu wanprestasi. Jika hal itu terjadi, maka investor akan mengalami kerugian. Namun, kerugian yang dialami investor tidak sampai menghabiskan modal investasi karena telah dibatasi oleh peraturan yang ditentukan yaitu Manajer Investasi boleh menaruh maksimal 10% pada setiap jenis pasar uang.

Nilai return tidak pasti

Berbeda dengan deposito yang nilai returnnya jelas sejak awal, reksa dana memberikan nilai return yang fluktasi sehingga tidak dapat diprediksi berapa keuntungan yang akan didapat oleh investor. Reksa dana memiliki nilai return rata-rata yaitu 10% – 20%.

Baca juga : Mengapa Berinvestasi di Properti ?

Setiap bentuk investasi pasti memiliki kelebihan dan kekurangan termasuk jenis investasi reksa dana. Oleh karena itu, pelajari terlebih dahulu jenis-jenis investasi sebelum melakukan investasi.

Salam digitizer!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here