Strategi Internet Marketing – Ada pertanyaan yang selalu saya tanyakan saat mulai berdiskusi dengan kawan atau kerabat terkait cara pemasaran produk online, sebuah pertanyaan yang simple saja sich. Mau tau atau mau tau banget ? 🙂 Pertanyaanya adalah “Siapa yang didalam ruangan ini yang gak tau Facebook ? dan siapa didalam ruangan ini yang belum punya Facebook? “ Dan hampir jawabannya adalah “Semua tau mengenai Facebook dan hampir semua memiliki akun facebook”. Soal aktif atau tidak itu soal lain , dan rata rata adalah yang paham soal Facebook atau masih mengikuti perihal Social Media Teraktif Di Indonesia ini adalah angkatan yang lahir 1970an keatas 🙂

Ya mungkin ini salah satu bukti bahwa market Indonesia sudah terbagi jadi 2 yaitu market Offline dimana kita bisa kita temui di pasar pasar tradisional, dan berikutnya adalah market Online yang menggunakan fasilitas Teknologi Internet untuk melakukan transaksi jual beli barang ataupun jasa. Dan di pertengahan tahun 2014 saat pemerintah mencanangkan MEA 2015 yang akan resmi terbuka di 31 Desember 2015 besok, proses transisi dari ranah analog ke ranah digital untuk sebuah usaha atau bisnis itu mulai terasa prosesnya. Dengan memahami cara pemasaran produk online, kita bisa mengembangkan bisnis online kita dengan lebih baik diranah digital marketing.

Jaman mungkin telah berubah, dan cepat ataupun lambat kita harus bisa beradaptasi dengan hal ini. Proses transisi ini bisa jadi hal negatif jika kita tak memahaminya, tapi bisa juga menjadi hal positif saat kita mengikuti pola pola bisnis yang mulai ramai digeluti banyak sektor usaha, mulai dari sektor usaha kecil, mengenah dan usaha yang levelnya industri. Bagaimanapun Teknologi Internet telah memberikan beberapa kemudahan terutama dalam membuka celah pasar.

Sayangnya, masih banyak yang bingung dalam memulainya, bukan hanya untuk para Newbie (orang yang baru memulia bisnis) , tapi banyak juga pebisnis yang sudah lama berjalan, masih bingung bagaimana cara pemasaran produk secara online. Pembahasan ini yang sering saya diskusikan dengan semua teman yang saya jumpai, dalam berbagai kategori bisnis dan selalu hasilnya adalah “hampir semua usaha bisa kita Online kan”🙂 Dan cara pemasaran produk online adalah sebagai berikut :

1. Ciptakan Object Bisnis Online 

Dalam pemasaran produk ataupun jasa yang kita miliki. Saya sangat sarankan untuk teman teman yang masih mempunyai waktu cukup untuk mengexplore dan merencanakan sebuah bisnis, hendaknya berpikiran untuk “Menciptakan” produk bukan hanya sekedar menjual. Karena dengan begitu kita memiliki kedekatan emosional yang sangat dalam dengan object bisnis kita.

Tips : Meciptakan dalam hal ini tidak harus produk-produk yang benar-benar baru. Tapi bisa juga kita menambahkan value dari produk yang sudah familiar di masyarakat, Misal : kita tidak bisa membuat kue kering atau camilan, kita bisa membeli produk ini dari produsen kosongan tanpa merek, kita bikinkan packing yang menarik, yang mempermudah pelanggan kita untuk mencari – membeli – dan mengkonsumsi produk camilan yang kita punyai. 

 

2. Ciptakan Etalase Online 

Selayaknya sebuah bisnis, kita akan tetap membutuhkan tempat untuk mendisplay usaha kita. Hal ini berlaku untuk produk dan jasa, sama level kebutuhannya. Karena dengan memajangnya kita memberikan kesempatan kepada calon pelanggan untuk mengamati dan mempelajari produk ataupun jasa yang kita tawarkan. Kenapa harus membuat website dan bukannya jualan di Social Media saja sudah bisa ? Saat Anda memulai memasuki ranah online, hal yang paling penting adalah membangun sebuah “Kepercayaan” . Inilah yang akan menentukan pelanggan ini akan membeli produk atau jasa yang kita tawarkan. Dengan memiliki sebuah website, kita sudah membangun hal ini. Sama halnya saat kita membangun sebuah Toko ataupun Kantor. Didalamnya akan lengkap menempel identitas bisnis yang kita punya. Mulai dari Alamat – Nama Usaha – Merek Produk – Contact Number – Deskripsi Produk – Detail Bentuk dan Ukuran . Beberapa hal ini lah yang tidak bisa dilakukan oleh Social Media. Kalaupun bisa, hanya beberapa elemen yang bisa ditampungnya.

Tips : Bangun sebuah website, dimana karakternya disesuaikan dengan kebutuhan produk ataupun jasa yang kita miliki. Tidak harus semuanya berplatform Ecommerce , bisa hanya sebuah Katalog Produk yang setiap saat bisa kita update detail produk dan deskripsinya. Untuk platformnya bisa menggunakan WordPress, selain mudah penerapannya, WordPress juga mudah mengoperasikanya. 

 

3. Ciptakan Dekorasi Etalase Online 

Bagaimana jika kalian datang ke sebuah toko jika dekorasinya sangat menarik untuk dilihat, diawal kalian akan merasa tertarik dan merasa betah bukan ? barulah dilajutkan dengan pertanyaan , “Bang tanya dong, bisa bikin merchandise buat hotel gak? ” Dan transaksipun terjadi. Inilah pentingnya memberikan kesan pertama yang baik buat pelanggan online kita, dengan sebuah Website yang tampak menarik kita sudah menaikkan nilai bisnis kita dimata calon pembeli.

Tips: Jangan terlalu senang dengan begitu banyaknya theme wordpress yang ada dipasaran. Kalian bisa bikin ceklist dulu perihal : (1) Apakah saya menjual Produk atau Jasa? (2) Apakah website ini akan menjadi hal yang paling penting dalam bisnis anda ? (3) Apakah content yang ada didalamnya untuk umum atau hanya untuk spesific user saja ? . Jawablah dulu ceklist diatas untuk menentukan Theme WordPress apa yang akan digunakan.

 

4. Ciptakan 4 Pilar Pemasaran Online  

pemasaran produk online
4 Pilar Cara Pemasaran Produk Online – Image From www.andmine.com

Saat etalase online bisnis kita sudah siap, tidak berhenti disini, selanjutnya kita harus memulai membangun pilar pilar yang akan memberikan support besar dalam keberadaan website kita. Apa 4 pilar itu :

  • Home Page; homepage kita harus bisa menarik audience dengan jelas dan tidak bertele tele, mengenai produk atau jasa yang kita tawarkan kepada mereka.
  • Landing Page;  untuk menarik database customer (nama – email dst ) yang tertarik dengan informasi yang kita berikan.
  • News Page ; tidak semua audience yang suka di bombardir dengan penawaran sebuah produk, bisa jadi dia tertarik masuk ke tempat kita karena ada informasi penting yang dia butuhkan dan itu ternyata bukan produk yang kita jual.
  • Wall Of Fame Page;  Ini bukan mengenai bisnis kita, tapi mengenai apresiasi kita terhadap pelanggan. Misal memasang kumpulan testimoni positive, review produk, mini survey yang kita lakukan lewat website kita.

Tips: Bangun team untuk mempersiapkan 4 pilar tersebut, karena anda punya tugas yang lebih penting lagi. Yaitu meningkatkan kualitas produk dan pelayanan pelanggan. Jika kita tidak mampu menghire karyawan untuk ini, bisa gunakan jasa agency ataupun freelance.

 

5. Ciptakan Daftar Email Calon Pelanggan 

Memang ada ya, orang yang dengan senang hati memberikan email pribadinya misal ke sebuah toko online yang baru dibukanya. Jawabnya?  “Ada” 🙂 Itulah fungsi dari 4 pilar diatas yang harus bersinergi, karena mereka bergeraknya bersama dalam satu strategi marketing online yaitu membuat pemasaran produk anda sukses 🙂

Tips: Ciptakan beberapa landing page untuk mempercepat proses mendapatkan databace pelanggan ini, yang perlu diperhatikan adalah, landing page harus relevan dan memiliki korelasi yang sama dengan produk atau jasa yang kita tawarkan. 

 

6. Ciptakan Keterikatan Pelanggan Dengan Social Media

Kenapa diawal saya bilang, bahwa kita harus membuat website terlebih dahulu daripada memaksakan untuk berjualan lewat social media ? ya karena social media yang kita punyai memiliki tugas sendiri, yaitu menciptakan keterikatan bisnis kita dengan pelanggan (engagement) . Dengan penggunaan Social Media Marketing kita bisa membangun banyak hal : Membangun Produk Knowledge – Membangun Emosi dan Keterikatan – Membangun Market Yang Spesifik. Gunakan minimal 2 Platform teraktif di Indonesia, antara FacebookPage, Twitter. Dan jika produk anda memiliki daya jual dari sisi foto image, bisa juga dibangun lewat Instagram, yang penting konsistensinya terjaga.

Tips: Gunakan aplikasi social media management seperti Twitdeck ataupun Hootsuite untuk mempermudah pengelolaan. Untuk mendapatkan hasil analisa dari social media, untuk di Facebook dan Instagram bisa dianalisa pergerakannya lewat Insight Melalui Bisnis Facebook dan untuk Twitter bisa melalui Twitter Analytic . Bisa kontak team kami untuk membantu proses ini.

 

7. Ciptakan Image Yang Unik

Dalam memulai bisnis online kita akan dekat dengan pengolahan digital imaging. Begitu banyak foto yang kita pasang, kita buatin banner webnya, kita bikinkan poster promonya. Nah untuk itu jangan lupa, untuk selalu menciptakan banner yang unik untuk menarik minat calon pelanggan.

Tips: Pahami ukuran standart semua image yang akan dibuat. Karena setiap portal web dan social media yang memuat image tersebut memiliki ukuran standart masing masing. Dan pastikan size imagenya kecil supaya tidak memperberat proses loading website kita. 

Nah itulah 7 cara pemasaran produk online untuk memulai sebuah bisnis. Lakukan secara bertahap dan konsisten, ingat umur website kita adalah 1 tahun.  Dan setiap bulan hendaknya mendapatkan perhatian khusus dari kita sebagai Business Owner.

Salam Digitizer,

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here