Indonesia memiliki potensi besar di bidang peternakan. Setidaknya, ada sekitar 60 jenis ternak lokal potensial yang bisa dikembangkan. Tentunya, itu menjadi modal bagi peternak untuk mengembangkannya menjadi komoditas dalam negeri yang menguntungkan.

Namun dilain sisi, peternak juga kerap merugi karena sebagian daerah Indonesia masih memperdagangkan daging impor. Permasalahan ini yang dilirik peluang dan dicarikan solusi oleh anak muda Indonesia.

Baca Juga : Strategi Diskon Akhir Tahun!

Mereka membuat startup yang fokus dibidang peternakan yang membantu para peternak lokal untuk mendapatkan investasi dari beberapa pihak, di era modern ini, dengan pendekatan digital, para inovator muda pun tak mau kalah. Dengan berbagai jenis produk teknologi, mereka mencoba memberikan solusi terpadu untuk menguatkan sektor peternakan ini.

Inilah beberapa startup yang berfokus pada pengembangan investasi bidang peternakan.

1. Vestifarm

Vestifarm berperan sebagai platform online investasi peternakan dengan konsep patungan. Satu ekor sapi bisa dimiliki oleh beberapa investor dan dibagi menjadi beberapa slot investasi. Dengan begitu, investor dapat berinvestasi dengan dana yang lebih murah karena dibagi dengan beberapa orang lainnya.

Baca Juga : Geliat Startup Perkopian Indonesia

Startup ini memperoleh keuntungan dengan cara bagi hasil. Baik investor maupun pihak Vestifarm masing-masing mendapatkan keuntungan sebesar lima puluh persen. Selain itu, mereka juga mengenakan biaya layanan untuk setiap slot investasi yang sudah termasuk di dalam nominal investasi yang tersedia.

2. Angon

ANGON adalah aplikasi beternak online yang memudahkan penggunanya untuk beternak secara online melalui aplikasi mobile, tanpa harus memiliki lahan, keterampilan, dan waktu untuk merawat hewan ternak berupa domba atau sapi. ANGON menghubungkan peternak rakyat, sentra peternakan rakyat (SPR), dan investor peternakan.

ANGON menciptakan peluang kerjasama peternak rakyat sebagai perawat ternak dengan masyarakat urban sebagai investor yang ingin beternak domba atau sapi.

3. Kandang.in

Kandang.in merupakan sebuah platform investasi peternakan yang didukung oleh teknologi. Dapatkan pengalaman baru dengan memiliki investasi di sektor peternakan semudah Anda bermain Hay Day.

Baca Juga : Content Creator Penting Dalam Bisnis Kreatif

4. Caltyfarm

Calty Farm adalah aplikasi beternak online yang memudahkan penggunanya untuk beternak secara online melalui aplikasi mobile, tanpa harus memiliki lahan, keterampilan, dan waktu untuk merawat hewan ternak berupa sapi perah kemudian hasil dari pemerahan akan ditampung oleh industri pengolahan susu. Calty Farm berkerja sama dengan peternak rakyat dan sentra peternakan rakyat (SPR) kemudian menghubungkan investor peternakan.

5. Ternaknesia

Ternaknesia adalah digital platform bagi peternak Indonesia yang menghubungkan peternak dengan masyarakat dalam aspek pemodalan, pemasaran dan manajemen.

Baca Juga : Simak Peluang Bisnis Kuliner Dengan Strategi Digital!

Ternaknesia hadir sebagai bentuk solusi dari permasalahan pangan dan peternakan Indonesia. Potensi kebutuhan pangan Indonesia yang begitu besar tidak diimbangi dengan kemampuan supply yang memadai dari peternakan Indonesia.

Salam Digitizers