Kerajinan Kulit – Begitu banyak kerajinan yang bisa dibanggakan dari Indonesia, bahkan sudah banyak hasilnya yang melangang buana ke negeri lain, terus di brand merek luar dan dijual kembali ke Indonesia ehhehe. Mulai dari Kerajinan Batik, Kerajinan Tenun, Kerajinan Ukir, Kerajinan Kulit, Kerajinan Perak, Kerajinan Batu, Kerajinan Gabah, Kerajinan Keramik, Kerajinan Anyaman dan masih banyak lagi hasil karya UKM Indonesia yang sebenarnya memiliki nilai jual yang fantastis jika kita bisa mengembangkan market dan meningkat nilai jualnya.

Kerajinan Kulit
Data BPS Untuk Index Produksi Industri Besar dan Sedang per 2015

Sayangnya, menurut saya itulah beberapa kelemahan yang dimiliki oleh UKM Indonesia. Bahkan sampai saat ini pun meskipun sudah begitu banyak workshop atau seminar untuk menopang Industri Kreatif yang sedang ramai digalakkan, tapi ujungnya, mental untuk menciptakan belum bisa dijamin keluar. Masih banyak berkutat ke usaha yang bersifat distribusi, marketing dan bahkan reseller. Sebagai contoh kita akan ulas salah satu kerajinan Indonesia, yaitu Kerajinan Kulit yang memiliki potensi market besar tapi masih jarang produsennya bahkan terkesan tersentralisasi dalam salah satu geografis Indonesia. Dari data BPS diatas terlihat bahwa Industri Kerajinan Kulit masuk kategori 3 besar industri yang sangat berkembang selain industri makanan dan industri pakain jadi. Jadi potensi pertumbuhannya sangatlah besar untuk dijalani.

BacaJuga: Cara Pemasaran Produk Online Dengan 7 Langkah Jitu

Apa yang bisa dijadikan acuan para pengerajin ini agar motivasinya terjaga. Tentunya dukungan dari beberapa pihak, beberapa bentuk support seperti :

Kerajinan Kulit
Salah Satu Proses Kerja di Workshop Kerajinan Kulit Pramasew Surabaya
  1. Proses Birokrasi yang mudah, Industri ini terkait dengan bahan baku yang rentan menimbulkan limbah, tapi bukan berarti hal terus yang disort untuk memperlambat laju produksinya. Begitu banyak proses secara birokrasi akan membuat beberapa pengerajin jalan pintas, karena bagaimanapun juga industrinya harus tetap jalan.
  2. Permodalan Yang Berkala, sudah banyaklah pengerajin yang gugur satu demi satu hanya dikarenakan kalah modal. Selain memang kemampuan financial management yang sedikit kurang, komposisi modal yang berat terutama terkait pembelian bahan baku kulit dan gaji tenaga kerja yang tidak seimbang dengan nilai jual yang didapatkan.
  3. Pemasaran Modern, sudah saatnyalah para pengerajin Indonesia menunjukkan hasil karyanya dengan optimal ke market luar negeri. Dengan adanya teknologi Internet saat ini seharusnya pembentukan brand awareness dari sebuah brand UKM akan menjadi lebih mudah, tinggal bagaimana kawan kawan pengerajin ini memiliki kemampuan untuk me-follow up market yang didapatkan. Dengan mendekati market luar negeri, kerajinan kulit Indonesia secara tidak langsung akan meningkatkan nilai jualnya. Dukungan dari pemerintah seperti mengajak ke pameran pameran bagi para pengerajin ini ke market luar negeri sangatlah dibutuhkan.
BacaJuga: UMKM Wajib Mengadopsi Digital Marketing
BacaJuga: Industri Kreatif Indonesia Yang Menjadi Trending Topic

Seyogyanya jika semua elemen dalam stakeholder industri mau berperan bersama, bersynergi, dan bukan saling menganalisa terus mencari kesalahan masing masing dan merasa menang sendiri (eh jadi curcol) 🙂 , sudah pasti potensi usaha kerajinan kulit Indonesia ini akan memiliki peluang yang cukup besar. Begitu banyak produk produk dalam negeri yang bisa dijadikan unggulan. Mulai dari Tas Handmade , Jaket Kulit, Sepatu Kulit dan begitu banyak aksesoris dari kulit yang bisa dibuat oleh para pengerajin ini.

Kerajinan Kulit
Salah Satu Tas Handmade karya dari Pramasew

Termasuk kita calon calon pelanggan atau bisa jadi kita adalah calon calon penjual yang bisa bekerja sama dengan para pengerajin ini. Saling mendukung, misal ide produk bisa dari kita, dan rencana pemasaran pun bisa dari kita. Tinggal kita putuskan mencari pengerajin kulit yang tepat untuk mendukung ide usaha kita. Kalaupun tidak menjadi mitra usahanya, jadilah pelanggan setiap dari produk produk kerajinan kulit Indonesia ini.

Bagaimana dengan kalian, berminat jadi pengerajin kulit ? penjual produk produk kulit ? atau lebih memilih menjadi pelanggan setianya ? apapun itu, saya pikir ini adalah bentuk dukungan dari kita semua bagi pertumbuhan industri kerajinan kulit Indonesia. Silahkan berikan komentar dan share jika menurut kalian artikel ini ada yang membutuhkan ya.

BacaJuga: Kumpulan Artikel Internet Marketing UKM Indonesia

Salam Digitizer,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.