MVP dalam proses pembuatan startup

Mengenal Istilah MVP Dalam Proses Pembuatan Startup – MVP(Minimum Viable Product). Namun, MVP yang belum sempurna bukan berarti bisa dibuat asal-asalan dan rilis tanpa validasi masalah yang ingin diselesaikan.

Digitizers bisa segera mengeluarkan produk startup dengan cepat meskipun produk tersebut belum sempurna. Kemudian dari sana Digitizers belajar dari kesalahan yang ditemukan ketika produk sudah ada di pasar

Baca Juga : Investasi Reksadana Syariah Dengan Mudah Di Bareksa

MVP penting di desain atau dilakukan untuk mengukur respon masyarakat terhadap produk startup Digitizers.

Beberapa founder startup yang baru memulai mendirikan startup kerap kebinggungan mendesain MVP secara “Baik” berikut adalah langkah langkah mendesain MVP secara baik untuk startup Digitizers.

Verifikasi data kualitatif dan kuantitatif

Mengidentifikasi kesulitan user dan keluhan yang mereka alami, lalu membuat prioritas masalah berdasarkan besar kecilnya dampak dari temuan tersebut. Tim startup juga mendefinisikan siapa user yang tepat secara lebih konkret berdasarkan data yang ada.

User research

Siapa yang pantas menggunakan startup ini? Siapa saja yang rela membayar untuk ini, hal ini yang dinamakan user research.

User Reserach dilakukan Supaya bisa berempati dengan user, Tim startup mengundang mereka (user) ke kantor untuk diajak berdiskusi. Diskusi ya, bukan interview satu arah.

Kolaborasi dengan berbagai macam tim

Setelah berdiskusi mengenai produk dengan pelanggan, Tim startup atau Digitizers mengadakan pertemuan dengan tim dan para stakeholders.

Pertemuan tersebut untuk membahas hasil riset yang telah dilakukan dan bagaimana mereka dapat turut membantu dalam pengembangan produk.

Baca Juga : Peluang Bisnis Logistik Di Era Digital

Tes prototype

Setelah user flow hasil brainstorming sudah cukup solid, User Interface Designer menuangkan ide flow ke dalam bentuk mockup dan Product Copywriter sudah menentukan kata-kata yang sesuai dan jelas untuk user.

Setelah mockup dan copywriting disinkronisasi waktunya tes produk, apakah perjalanan user sudah cukup jelas. Atau perlu di revisi lagi sampai benar benar layak.

Setelah hasil tes dirasa cukup, barulah prototype diteruskan ke tim Engineer untuk dikembangkan. Kemudian lahirlah MVP yang ditunggu-tunggu

Baca Juga : Kenalkan Sejalan Startup Binaan Astra Digital

Rilis produk

Setelah produk rilis, bukan berarti tim Design sudah lepas tangan dari proses pengembangan produk.

Evaluasi pelanggan dan hasil data analytics akan menjadi inspirasi untuk perbaikan fitur di iterasi selanjutnya.

Selamat memulai mendirikan startup dan memahami setiap prosesnya guna lahirnya startup yang layak dan dapat dinikmati oleh semua pengguna ya Digitizers.