Google menutup layanan yang sempat digadang-gadang bakal bersaing dengan Facebook tersebut? Salah satunya adalah minimnya pengguna akun Google+ yang interaktif.

Baca Juga : Review Google Pixel 3

Bahkan menurut data yang dibagi oleh Google, 90 persen pengguna Google+ menggunakan aplikasi ini tak sampai 5 detik. Meski demikian, Google tetap mempertahankan layanan Google+ untuk bisnis korporasi. Artinya, Google+ masih tetap ada untuk versi enterprise, namun ditutup untuk versi konsumen.

Google menyebut, saat ini perusahaan tersebut sedang berfokus pada “jejaring sosial untuk korporasi yang aman.” Terlihat bahwa langkah Google saat ini adalah mengambil pasar yang lebih mengerucut, yakni korporasi dan menarik biaya berlangganan. Google tak lagi fokus kepada konsumen media sosial biasa yang kini lebih banyak menggunakan jejaring sosial lain seperti Facebook atau Twitter.

Google pun menyebut ada beberapa fitur baru untuk aplikasi ini, dan juga memutakhirkan API untuk para pengembang demi keamanan pengguna di berbagai layanan Google. Setidaknya data 500 profil pengguna Google + Telah bocor dan jatuh ke tangan para developer eksternal yang jumlahnya mencapai 438 pengembang. Walau demikian Google menegaskan tidak akan ada data informasi pengguna yang disalah gunakan.

Nantinya, para user diberikan waktu hingga 10 bulan ke depan untuk menyimpan data mereka yang masih tersimpan di dalam platform tersebut. Pada akhir Agustus 2019, Google+ akan resmi benar-benar ditutup.

Sekadar informasi, disetopnya operasional dari media sosial tersebut adalah bagian dari program Google yang bernama Project Strobe. Itu merupakan usaha mereka dalam mengevaluasi akses pengembang pihak ketiga terhadap informasi di dalam akun Google dan perangkat Android serta penggunaannya.

Baca Juga : Go Tix Mudahkan Pergi Ke Bioskop

Bahkan, Google menyebut juga bahwa layanan Gmail juga mendapatkan pemutakhiran soal Kebijakan Data Pengguna. Perhatian soal keamanan ini tentu muncul pasca skandal keamanan Google+ beberapa waktu lalu, yang dianggap serius hingga Google+ harus tutup.