bima day

Game online sempat dipandang sebelah mata beberapa tahun lalu karena dirasa membawa dampak negatif. Kini, lahan E-sport mulai dipertimbangkan apalagi setelah dijadikan salah satu cabang lomba pada Asian Games 2018 lalu. Peluang ini dilihat dengan baik oleh Tri Indonesia, Bima Day menjadi ajang kompetisi untuk game PUBG mobile, game battle- royale yang sedang digandrungi masyarakat Indonesia. Kepadatan pengunjung sudah terjadi sejak sore hari pada Sabtu, 16 Maret 2019 kemarin. Ribuan peserta dan pengunjung yang ingin menyaksikan kompetisi mulai memadati Dome Eldorado Bandung sejak pukul 15.00.

Baca Juga: Belajar dari Grab, Decacorn pertama di Asia Tenggara

Bima Day

Rangkaian acara Bima Day diawali dengan ajang kompetisi creator reborn yang terdiri dari tiga kategori, yaitu short movie, dance music, dan e-sport (PUBG Mobile competition).   Kompetisi tersebut diikuti oleh 8.000 peserta dari penjuru nusantara. Dari kategori e-sport, 3 Indonesia mendapatkan lebih dari 1.200 peserta yang terbagi dalam beberapa squad. Peserta kemudian mengikuti seleksi dan hanya 15 finalis saja yang berhak maju ke grand final. Setelah melewati seleksi skuad di 36 kota, para peserta yang masuk dalam kualifikasi harus bertanding untuk memperebutkan hadiah uang tunai dengan total 63 juta rupiah. Selain itu, pemenang berkesempatan mengikuti bootcamp beserta tim e- sport ternama di Indonesia. Sedangkan untuk kategori short movie 62 karya kreatif lolos untuk penjurian. Di kategori dance music, 95 karya berhak bersaing untuk memperebutkan juara I sampai III.

Baca Juga: Unicorn, Decacorn, Hectocorn Kasta Dalam Startup

Sekitar 20.000 pengunjung yang memadati Dome Eldorado Bandung tidak hanya ingin menikmati konser musik dan kompetisi, tetapi juga menambah wawasan. Talkshow inspiratif menjadi salah satu rangkaian acara Bima Day hari Sabtu kemarin. Sesi talkshow inspiratif diisi oleh anak muda sukses di bidang digital kreatif seperti Arief Muhammad (content creator), Angga Dwimas Sasongko (movie director), dan Bang Pen (youtuber gaming). Dengan adanya talksow ini, diharapkan para millenial menjadi terpacu untuk menciptakan sebuah karya sehingga dapat melahirkan prestasi baru. Hal ini sejalan dengan tujuan diadakannya Bima Day, yakni menjadi platform bagi anak muda untuk unjuk karya kreatif. Tri juga berharap pengunjungnya mendapatkan inspirasi dari anak muda berprestasi di bidangnya.

Baca Juga: E-Commerce Lelang Pertama Di Indonesia