kelebihan micro influencer

Micro influencer adalah salah satu jenis influencer yang jumlah followers-nya berada di angka 1.000 sampai 100.000. Jumlah followers-nya memang tidak sebanyak selebriti dan macro influencer. Tapi jangan salah lho! Micro influencer ini kecil-kecil cabe rawit. Ada beberapa kelebihan micro influencer yang patut dipertimbangkan bagi Digitizers yang membutuhkan jasa influencer.

Kelebihan Micro Influencer

#1. Menciptakan word of mouth

Menyoal harga murah atau mahal itu memang serba relatif. Secara kasar bisa dikatakan jika satu selebriti influencer setara dengan puluhan bahkan ratusan influencer. Banyaknya akun influencer yang digunakan dalam sebuah campaign diyakini mampu mendorong terjadinya pembicaraan dikalangan warganet atau dikenal dengan word of mouth. Apalagi jika jadwal posting telah dirancang secara bersamaan. Strategi ini pernah dilakukan ShopBack beberapa waktu lalu. Sayangnya, karena foto dan caption micro influencer ini sudah diarahkan agensi, maka beberapa akun Instagram sempat eror. Untuk itu, sebaiknya jangan terlalu mengekang micro influencer. Digitizers perlu memberikan kebebasan bagi micro influencer untuk membuat konten sesuai backgroud-nya.

#2. Terlihat Natural

Kini sudah banyak yang paham dan sadar jika para selebriti atau selebgram dibayar orang untuk mempromosikan produknya. Artinya, mereka belum tentu menggunakan produk yang dipromosikan. Nah, berbeda dengan micro influencer. Mereka mampu menciptakan kesan natural. Kenapa? Tak lain karena micro influencer ini tidak malu-malu dalam menggunakan produk apalagi mereka kerap mengulas keseharian. Bahkan beberapa micro influencer tak pernah bekerja sama dengan brand tertentu sehingga kesan postingan berbayar kurang terlihat.

#3. Menjalin Interaksi dengan Followers

Percaya atau tidak, tingkat engagement rate dari micro influencer ternyata lebih besar. Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian Makerly yang menyebut jika engagement rate pada jumlah likes influencer dengan jumlah followers 1.000 – 10.000 mencapai 4,04%. Persentase tersebut lebih tinggi dibanding akun influencer dengan followers 10.000 – 100.000 yang berkisar 2,37% saja. Micro influencer juga tidak segan membalas komentar atau membalas pesan yang masuk satu per satu.

#4. Spesifik Pada Topik Tertentu

Akun micro influencer sangat memungkinkan untuk mencari target market yang spesifik. Ada micro influencer yang tertarik dengan beauty, travel, sport, family, game dan sebagainya. Untuk itu, meski secara kuantitas followers-nya tak banyak tapi pengikut mereka sangat tertarget. Itu berarti jika ingin mempromosikan produk olahraga, maka ajaklah influencer yang suka berolahraga.

#5. Tidak Harus Uang

Hal yang menarik ditemukan pada micro influencer adalah mereka tak harus dibayar dengan uang. Meskipun tetap ada yang dibayar dengan uang, namun faktanya bisa diganti atau ditambahkan dengan benefit berupa voucher (traveling, makan, menginap dan sebagainya) atau pun juga free produk.

Baca juga: Socio Buzz, Marketplace Jasa Influencer Marketing

Nah, itu tadi kelebihan micro influencer yang layak dipertimbangkan. Untuk itu jangan anggap remeh micro influencer karena mereka juga layak diajak kerja sama. Namun, dalam mencari influencer yang berkualitas dibutuhkan waktu yang tidak singkat. Mulai dari mengumpulkan data influencer berkualitas, mengecek engagement rate, interest/topik, dan memastikan apakah akun influencer tersebut pernah bekerja sama dengan kompetitor.

Selamat menggunakan jasa micro influencer, Digitizers!