Instagram Stories

Instagram Stories adalah fitur yang umum diketahui oleh pengguna Instagram. Fitur ini terbilang istimewa karena sifatnya yang real time dan waktu konten yang terbatas (24 jam). Dilansir dari Tech Crunch, pada akhir Januari 2019 pengguna fitur ini mencapai 500 juta per harinya. Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dari 400 juta pengguna harian pada Juni 2018. Dengan data tersebut, tidak mengherankan jika Instagram Stories akhirnya banyak dipilih sebagai salah satu strategi pemasaran digital.

Memanfaatkan Instagram Stories untuk tujuan bisnis tentu tidak bisa sembarangan. Di tengah jutaan konten yang dibagikan setiap harinya, Anda perlu memikirkan cara terbaik untuk menarik perhatian audiens. Menurut data Sprout Social, ada 71% orang yang unfollow suatu akun karena membagikan Stories yang terlalu membosankan atau bahkan cenderung spamming. Lalu, bagaimana sebaiknya memaksimalkan fitur satu ini untuk bisnis?

Baca juga: Apa itu “Manajemen Bisnis Digital”?

Kreasikan konten kreatif

Paul Webster, Product Marketing Manager Instagram Asia-Pacific mengungkapkan bahwa Stories dikonsumsi 32% lebih cepat dibandingkan Feed. Namun, konten yang tidak menarik akan dengan mudah diabaikan audiens. Maka dari itu coba kenali audiens Anda, cari tahu konten seperti apa yang dapat menarik perhatian mereka. Anda juga bisa menggunakan konten kreatif yang sudah ada dengan fokus pada karakter Stories yang disukai target audiens. Lakukan riset konten populer yang tetap relevan dan mengundang keterlibatan. Buat konten informatif yang mampu menjadi solusi untuk masalah audiens Anda. Konten menarik tentu akan meningkatkan brand awareness.

Maksimalkan fitur

Stories memiliki berbagai fitur bawaan yang bisa digunakan untuk menarik perhatian dan meningkatkan interaksi dengan audiens. Mulai dari stiker, filter, GIF, superzoom, text mode, polling, dan yang terbaru adalah mode bokeh. Fitur-fitur tersebut bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan konten Anda. Mengingat Instagram Stories dikonsumsi secara cepat, pastikan Anda menggunakan gambar dan teks yang mudah dimengerti, serta tidak lupa untuk meng-highlight merek atau produk Anda.

Baca juga: Meningkatkan Engagement untuk Bisnis yang Lebih Baik

Gunakan format carousel

Carousel adalah format Instagram yang memungkinkan Anda untuk menampilkan konten secara berurutan dalam satu iklan. Format iklan yang ditawarkan Instagram Stories sebelumnya adalah foto berdurasi 5 detik atau video berdurasi 15 detik. Dengan format baru, Anda berkesempatan untuk beriklan dengan konten yang lebih panjang. Namun, tetap pastikan untuk menggunakan visual menarik serta narasi sederhana agar audiens bisa dengan mudah menangkap pesan iklan.

Format ini juga memungkinkan anda untuk menggabungkan foto dan video dalam sekali iklan. Audiens bisa mengetuk layar untuk lanjut ke konten berikutnya, serta diajak untuk megikuti call to action seperti “swipe up”.

Nah, sekarang Anda sudah siap memanfaatkan Instagram Stories semaksimal mungkin kan? Buatlah konten menarik yang mampu mendorong keterlibatan audiens. Interaksi yang baik tidak hanya akan menumbuhkan akun bisnis secara organik, namun juga akan meingkatkan nilai merek di mata audiens.