ekonomi digital

Saat ini Indonesia sedang dihadapkan dengan dua era yaitu Revolusi Industri 4.0 dan Ekonomi Digital. Namun, masih banyak yang mengira bahwa fenomena ini merupakan bagian dari Revolusi Industri 4.0. Nyatanya kedua fenomena ini memiliki perbedaan yang signifikan.

Baca juga: Yuk, Mengenal UX/UI Design

Ekonomi Digital Berbeda Dengan Industri 4.0

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, menjelaskan bahwa fungsi kedua fenomena ini memiliki tujuan yang berbeda. Revolusi industri adalah bagaimana meningkatkan produktivitas dan ekosistem industri manufaktur, utamanya dengan memanfaatkan teknologi sebagai enabler. Teknologi dalam Industri 4.0 antara lain Internet of Things (IoT), Big Data Analytics, Artificial Intelegence (AI), Big Learning, Machine Learning maupun teknologi industri lainnya. Sementara, ekonomi digital merupakan sesuatu yang sebelumnya tidak ada dalam proses bisnis. Namun demikian, tetap menggunakan teknologi sebagai enabler.

Ekonomi digital juga dimaknai sebagai aktivitas ekonomi dan bisnis yang berbasis pada teknologi digital. Dengan kata lain merupakan pelaksanaan kegiatan ekonomi dan bisnis melalui pasar yang berbasis internet dan web.

Terdapat empat hal penting yang terkait dengan aktivitas ini, yakni letak geografis yang tidak lagi relevan, adanya platform tertentu yang menjadi kunci utama kegiatan ekonomi dan bisnis, pentingnya jaringan kerja, serta penggunaan data digital yang besar.

Ciri khusus adalah soal pola pikir, yang bukan hanya dari pemikiran out of the box. Dikutip dari laman kominfo.co.id, Rudiantara juga menyebutkan ada dua pendekatan berbeda hal ini mengacu pada definisi World Economic Forum. Dalam industri 4.0 hal yang menjadi kunci adalah efisiensi, bagaimana meningkatkan efisiensi dengan teknologi. Sementara ekonomi digital menggunakan pendekatan blue ocean, bukan soal perangkat atau teknologi tapi soal proses bisnis dan cara berpikir.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang melahirkan konsep Ekonomi Digital dan Revolusi Industri 4.0  mendorong setiap pelaku industri dan ekonomi bisnis untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi. Sehingga bukan saja mampu meningkatkan daya saing dan produktivitas, namun juga bisa mewujudkan kerjasama perekonomian dan perdagangan yang saling menguntungkan dalam jangka panjang.

Baca juga:Meningkatkan Peforma SEO Pada Website