Konten kreator adalah sebutan bagi mereka yang bekerja dengan menciptakan konten untuk dibagikan secara online. Istilah ini sudah cukup familiar di kalangan muda mudi. Apalagi Konten kreator sudah menjadi profesi yang diincar saat ini.

Namun, pernahkah Digitizer penasaran apa sih yang dikerjakan oleh seorang Konten kreator?

Menjadi Konten Kreator berarti memiliki tugas untuk membuat konten yang berisi materi informatif. Materi ini berupa tulisan atau artikel, infografik, gambar, atau video. Konten yang dibuat baik di blog atau platform media lain harus relevan dengan tujuan awal pembuatan konten tersebut

Contohnya saja, jika konten berupa gambar dan video tentang teknologi yang menargetkan pada kalangan muda saat ini, Instagram dan Facebook adalah jawaban yang tepat.

Karena profesi ini sudah digandrungi oleh banyak orang, persaingan pun tak dapat dihindari. Anda mesti berupaya ekstra untuk membuat konten yang lebih kreatif dan berbeda ketimbang yang lain. Berikut tips penting untuk menjadi Konten kreator yang bisa diterapkan:

Ikuti Tren

Sebagai Konten Kreator, Anda diwajibkan mengetahui dan sigap tentang informasi tren terbaru. Penting untuk selalu memeriksa berita terbaru baik dari dalam maupun luar negeri. Pastinya selalu sesuaikan informasi yang Anda dapat sesuai dengan konten yang akan Anda buat.

Namun, perlu diingat. Tak sekadar mengikuti arus dengan tren yang sedang digandrungi oleh audiens Anda. Anda juga harus mempertimbangkan konten yang dibuat seperti tidak menyinggung SARA, seksualitas, politik, atau melakukan body shaming.

Konsistensi

Konsistensi adalah kunci Anda sebagai pembuat konten. Anda diharuskan rutin membuat konten dan menampilkannya dengan isian yang bermutu daripada mengunggah sekali dalam sebulan atau jeda yang cukup lama.

Ingat lah, jika hampir semua orang yang dapat mengakses internet ingin menekuni bidang ini. Persaingan pun tak terelakkan.

Pahami Audiens Anda

Saat Anda sudah menentukan isi konten yang akan buat. Pastinya target audiens akan mengikuti konten Anda. Oleh karena itu, ada baiknya jika menentukan target audiens yang menjadi sasaran  konten yang dibuat. Target audiens ini mencakup gender, kisaran usia, pekerjaan, kisaran penghasilan, serta wilayah domisili.

Jangan lupa untuk selalu mencatat terkait detail target ini karena akan membantu Anda untuk membuat konten yang terarah.

Baca Juga: Tips Memilih Influencer yang Tepat untuk Bisnis

Bangun Jejaring Baru

Membangun jejaring baru adalah hal yang perlu Anda lakukan. Bergabunglah dengan berbagai komunitas. Ini akan membantu Anda agar bisa bertukar pikiran bahkan informasi mengenai pembuatan konten. Selain itu, dengan bergabung bersama komunitas akan membantu untuk meningkatkan kompetensi Anda.

Bangun Personal Branding

Jangan lupa untuk membangun personal branding. Anda ingin dilihat audiens sebagai apa? Semua dinilai berdasarkan konten yang Anda buat. Hal ini berkaitan dengan konsistensi serta konten yang Anda buat bermanfaat atau tidak bagi audiens.

Analisis Efektivitas Konten yang Dibuat

Analisis konten sangat perlu dilakukan. Hal ini akan membantu Anda, seberapa efektif konten yang Anda buat. Cara analisis efektivitas konten dapat dilakukan dengan melihat insight atau interaksi yang dilakukan oleh audiens.

Hal terakhir yang perlu Anda ingat, selalu belajar dan tidak hanya mengejar uang semata dalam berpprofesi sebagai konten kreator. Lebih baik menghasilkan konten yang bermutu dan edukatif daripada profokatif dan viral saja.

Selamat berkreasi, Digitizer.