Di era digital seperti saat ini, penggunaan SEO (Search Engine Optimization) dalam memasarkan produk atau jasa tentu bukan merupakan hal baru. Pemanfaatan SEO dapat membantu search engine atau mesin pencari seperti Google untuk memahami content marketing yang Anda buat. Dengan begitu, peringkat konten Anda di hasil pencarian dapat meningkat, yang juga berarti meningkatnya potensi penjualan.

Namun, sekadar memanfaatkan SEO saja ternyata belum cukup. Jika konten yang Anda buat belum berada di halaman pertama Google, itu berarti kecil kemungkinannya akan sampai ke calon konsumen. Seperti kata orang, “The best place to hide a dead body is page 2 of Google”. Jokes ini bisa muncul karena memang sedikit sekali yang akan searching hingga ke laman kedua Google. Kalau begitu, apa yang harus Anda lakukan untuk memaksimalkan penggunaan SEO? Jawabannya adalah dengan melakukan evaluasi dari hasil SEO itu melalui GWT (Google Webmaster Tools). Berikut simak caranya!

Baca juga: 5 Cara Manfaatkan SEO Instagram untuk Maksimalkan Pemasaran

Evaluasi clicks dan position secara berkala

Fitur ini merupakan KPI (Key Performance Indicator) yang paling mudah Anda lihat. Anda bisa mengecek secara berkala, misalnya sebulan sekali untuk mengukur apakah keywords yang Anda buat sudah bisa memaksimalkan jumlah klik dan ranking yang Anda dapat. Jika hasilnya belum maksimal, cobalah untuk mencari akar permasalahannya. Apakah target keyword memang sudah dicari oleh warganet atau belum atau apakah artikel Anda sudah lebih berkualitas daripada milik kompetitor atau belum. Jika permasalahannya tidak terletak di salah satu konten tertentu, cobalah jawab pertanyaan yang lebih mendasar seperti apakah situs Anda sudah bisa di-index Google atau apakah situs memang sedang bermasalah.

Jika semua faktor tersebut aman, bisa saja memang kata kunci yang Anda pilih sangat kompetitif. Dalam usaha untuk meningkatkan klik dan posisi ini, Anda bisa mengedit konten dengan cara mengaitkannya pada topik yang tengah diminati warganet saat itu. Untuk mengetahuinya, Anda dapat mengaksesnya di Google Trends.

Di sisi lain, terlepas dari berapa banyak jumlah klik atau peringkat yang didapat saat itu, yang terpenting dalam mengevaluasi clicks dan position adalah melihat tren perkembangannya. Jika tren ke depannya terlihat menjanjikan, maka Anda haya menunggu waktu saja agar konten berada di peringkat atas. Anda tidak bisa mengharapkan konten yang dibuat hari ini langsung berada di peringkat atas keesokan harinya, sebagus apapun riset yang telah kita lakukan untuk menentukan SEO. Karena tingkat kompetisi dari setiap kata kunci yang Anda targetkan itu beragam.

Baca juga: Kesalahpahaman SEO Pada Pebisnis Online

Update artikel sesuai hasil queries

Berbeda dari keywords yang Anda tentukan, query adalah kalimat yang diketik langsung oleh warganet ketika mereka melakukan pencarian di mesin pencari. Sekilas, dua hal ini terdengar sama, tetapi pada praktiknya sangat berbeda. Belum tentu apa yang Anda targetkan di keywords adalah sesuatu yang memang diketahui oleh warganet ketika mereka mencari sesuatu. Misalnya, ketika Anda menargetkan keywordsocial media marketing”, bisa jadi orang-orang yang melakukan pencarian untuk konten ini, mencarinya dengan mengetikkan “pemasaran melalui media sosial”. Maka dari itu, penting untuk melihat query yang membawa warganet ke konten Anda. Dari situ, Anda bisa memaksimalkan kata kunci yang ternyata banyak membawa warganet ke konten Anda, tetapi belum Anda garap dengan baik.

Pada akhirnya, yang terpenting dalam melakukan evaluasi SEO adalah bersabar dan jeli melihat peluang. Konten yang Anda buat dengan riset yang mendalam pun belum tentu bisa langsung mendapatkan klik yang banyak dan peringkat yang tinggi. Namun, jika Anda jeli melihat bagaimana kebiasaan warganet dalam melakukan pencarian yang berhubungan dengan konten Anda, maka bukan tidak mungkin konten tersebut bisa segera berada di peringkat atas.