huawei

Huawei kembali mendapat tekanan dari dunia internasional pasca pelarangan produk oleh Amerika Serikat. Kali ini produk elektronik asal Cina ini dikeluarkan oleh beberapa organisasi dan aliansi teknologi.

Dengan dikeluarkannya produk elektronik tersebut dari berbagai organisasi perusahaan teknologi kini membuat perusahannya harus berjuang sendiri.

SD Association dan Wi-Fi Alliance adalah contoh organisasi yang mengeluarkan Huawei dari daftar keanggotaan mereka. SD Asscociation bergerak untuk kembangkan SD Card dan memberikan lisensi logo SD Card serta menjamin hak cipta pada anggotanya.

Baca juga: Bank Indonesia Rilis Standard QR Code, Bayar Tak Repot Lagi

Beberapa perusahaan produsen SD card yang tergabung dalam asosiasi ini adalah Panasonic, SanDisk, hingga Toshiba.

SD Association terpaksa mengeluarkan Huawei dari daftar anggota mereka karena terkena pengaruh dari aturan Amerika Serikat.

Organisasi non-profit ini memiliki kantor pusat di California, sehingga mau tidak mau harus mematuhi aturan yang diberikan Amerika Serikat.

Meski belum tahu dampak dari dikeluarkannya Huawei, namun melansir dari Android Police, kemungkinan terburuk yang terjadi pada produk tersebut adalah tidak dapat lagi gunakan SD card.

Organisasi asal Texas, Wi-Fi Alliance juga harus mematuhi aturan Amerika Serikat karena masih berada di wilayah yuridikasi Amerika. Aliansi ini memberikan sertifikat pada produk Wi-Fi yang disematkan dan mengembangkan teknologi Wi-Fi baru.

Baca juga: Huawei Di-Blacklist AS, Bagaimana Nasib Xiaomi, Oppo, dan Vivo

Salah satu akibatnya ialah tentu saja terancam tidak bisa menggunakan Wi-Fi pada produknya.

Huawei juga dikeluarkan dari JEDEC, sebuah organisasi yang mengatur penggunaan port USB dan RAM yang berbasis di Virginia.

Keputusan beberapa organisasi tersebut melengkapi tekanan yang dihadapi oleh produsen elektronik asal Cina usai kehilangan manufaktur chip dan system operasi Android. Hal baiknya, kini perusahaan tersebut sedang mengembangkan sistem operasi sendiri bernama OS Hongmeng untuk menggantikan sistem operasi Android.

Huawei saat ini hanya memilki waktu sampai Agustus 2019 mendatang sebelum semua perusahaan Amerika memutus hubungan dengan perusahaan tersebut.

Baca juga: Produsen Chip Terbesar China Hengkang dari Bursa Efek New York