diesnatalis pariwisata unair

Diesnatalis Pariwisata UNAIR – Himpunan Mahasiswa Kepariwisataan Universitas Airlangga mengadakan serangkaian acara dalam memperingati hari ulang tahun DIII Kepariwisataan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga Surabaya pada tanggal 20 November 2018. Diesnatalis Pariwisata UNAIR terdiri dari rangkaian acara Batik Fair, Par Talkshow dan Parfest.

Acara Diesnatalis Pariwisata UNAIR ini bertujuan untuk mengajak muda – mudi menyambut masa emas pariwisata di Indonesia serta serta mengetahui lebih dalam akan potensi pariwisata di Indonesia. Pariwisata di Indonesia dianggap memiliki keunggulan mengingat peringkat daya saing pariwisata Indonesia di dunia terus meningkat setelah di peringkat 70 pada tahun 2013 menjadi peringkat 50 pada tahun 2015, lalu kembali meningkat ke peringkat 42 pada tahun 2017. Selain itu, pariwisata merupakan komoditas yang paling berkelanjutan dan menyentuh hingga ke level paling bawah masyarakat. Sehingga mampu membantu perekonomian bagi masyarakat.

Menuju Masa Emas Pariwisata Indonesia

Baca Juga : YouTube vs TV, Mana yang Lebih Efisien Untuk Beriklan?

Lewat rangkaian acara Par Talkshow dengan mengangkat tema “Siapkah Kita Menuju Masa Emas Pariwisata Indonesia” sekaligus dihadiri 4 pembicara pada pihak yang berbeda yaitu Bapak Maruf dari Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur selaku pihak pemerintah, Revindia Carina selaku Miss Tourism Queen International Indonesia, Audy Gusti selaku Duty Manager of Shangri-La Hotel Surabaya dan Erix Soekamti yaitu sosok Traveller and Content Creator.

diesnatalis pariwisata unair

“Pariwisata tidak akan pernah lepas dari hal-hal berikut, atraksi, aksesbilitas, amenitis, sumber daya, dan pemasaran.” Ucap bapak Maruf selaku pihak pemerintah.

Pemasaran akan obyek wisata di Indonesia harus lebih diperluas lewat media sosial maupun platform digital lainnya. Melalui konten – konten yang menarik mulai dari foto maupun video yang diunggah di media sosial maupun YouTube, juga dapat menjadi strategi pemasaran yang menarik dan interaktif akan adanya potensi pariwisata di Indonesia. Dengan begitu Indonesia dapat bersaing secara global di bidang pariwisata melalui pemasaran digital.

Baca Juga : Jadikan Twitter Sebagai Media Promosi Bisnis Online Anda

“Pariwisata di Indonesia bisa dikembangkan melalui adanya tokoh public figure dan juga mengembangkan pariwisata melalui era digital di masa milenial karena dalam dunia pariwisata tidak akan pernah ada habisnya.” Ucap Revindia Carina selaku Miss Tourism Queen International Indonesia.

Erix Soekamti juga mengatakan “Pariwisata yang bagus berawal dari cinta yang tulus, menjadi content creator bukan hanya aktor tapi juga promotor.”

Oleh karena itu Erix selalu mempromosikan keindahan tempat wisata di Indonesia lewat konten video yang ia unggah di YouTube. Tak hanya itu, ia juga membuat project open source dimana semua orang dapat mengisi data potensi wisata di masing-masing wilayahnya dalam situs salamindonesia.id. Nantinya, hasil dari project ini dapat didokumentasikan dan dipublikasikan.