email marketing

Email marketing adalah salah satu cara pemasaran yang banyak digunakan oleh pelaku bisnis. Meski saat ini penggunaan media sosial meningkat tajam, strategi melalui email ini tidak boleh diremehkan. Dengan basis pengguna email yang tidak sedikit secara global, email marketing bisa efektif untuk menjangkau para konsumen yang potensial. Menurut WBR Digital, keberhasilan akusisi konsumen baru jenis ini mencapai 81%, jauh lebih besar ketimbang social media marketing yang bahkan hanya 51% pada 2019.

Bagi bisnis, email marketing sebaiknya dilihat sebagai investasi jangka panjang. Dengan metode ini, Anda bisa membuat pelanggan setia pada brand.  Lalu, bagaimana tips mengoptimalkan email marketing ini?

Baca juga: 15 Cara Membangun Daftar Email Marketing

Kenali dan kelompokkan target audiens

Dalam menerapkan strategi marketing apa pun, Anda harus mengenal dan memahami kebiasaan target audiens. Cari tahu demografis mereka, apa yang mereka sukai dan apa yang membuat mereka tertarik. Target yang berbeda tentu perlu perlakuan yang berebeda pula. Maka dari itu, Anda bisa langsung membuat daftar untuk mengelompokkan mereka. Anda bisa bedakan sesuai usia, minat, lokasi tempat tinggal, atau lainnya sehingga akan lebih mudah bagi Anda untuk menemukan konten yang tepat.

Buat konten yang menarik

Konten menarik bisa menggugah pembaca untuk terus membaca, bahkan tergerak untuk membeli produk ataupun layanan Anda. Jadi, tentukan format konten seperti apa yang tepat bagi target audiens Anda, apakan format email yang pendek atau panjang. Tambahkan juga call to action yang jelas. Selain itu, pastikan konten yang Anda mobile friendly, mengingat banyak orang memilih membuka email dari handphone mereka.

Isi subjek

Subjek email adalah headline, yakni bagian penting yang pertama kali akan dilihat pembaca. Subjek perlu dibuat semenarik mungkin agar pembaca mau membaca lebih lanjut. Format subjek bisa bermacam-macam, mulai dari informasi yang to the point, pertanyaan, atau lainnya. Tentukan subjek yang bisa menggugah pembaca untuk meng-klik dan membaca keseluruhan email. Selain itu, sesuaikan subjek dengan campaign yang Anda lakukan.

Buat lebih personal

Isi email yang lebih personal biasanya akan disukai pembaca. Pembaca bisa merasa istimewa sehingga tertarik untuk membaca keseluruhan isi pesan. Meski pada dasarnya Anda membuat email untuk dikirim ke banyak orang, tetap pastikan pengolahan katanya tidak terkesan umum. Gaya bahasa perlu diolah sedemikian rupa sehingga tetap terasa personal. Selain itu, frekuensi dan waktu pengiriman juga penting diingat. Jangan sampai email yang Anda kirim dinilai mengganggu oleh target audiens.

Baca juga: Cara Meningkatkan Kemampuan Menulis Email Marketing

Evaluasi

Setelah melakukan langkah-langkah yang di atas, cobalah melakukan evaluasi dan menetapkan ukuran keberhasilan yang sesuai. Anda bisa mengunakan hasil tersebut untuk terus diterapkan atau dikembangkan lagi berikutnya. Mengembangkan strategi pemasaran yang efektif memang perlu proses percobaan terus-menerus hingga akhirnya bisa bertemu dengan formula yang tepat.