TikTok Marketing

Apa yang Anda ketahui tentang TikTok? Aplikasi satu ini memang tengah menjadi tren di masyarakat lokal hingga global. TikTok merupakan salah satu platform yang memungkinkan penggunanya untuk membuat video pendek berdurasi 15 detik dan disertai musik, filter, atau fitur kreatif lainnya. Muncul pertama kali pada tahun 2016, pengguna aplikasi ini terus meningkat tajam. Menurut Social Report, pengguna TikTok saat ini mencapai lebih dari 500 juta. Data tersebut dapat menunujukkan potensi TikTok sebagai salah satu strategi marketing untuk mempromosikan sebuah brand. 

Namun, sebelum Anda benar-benar memilih TikTok untuk memasarkan brand, pastikan terlebih dahulu bahwa target market Anda memang pengguna aplikasi ini. Mengetahui dengan jelas siapa yang dituju akan lebih memudahkan Anda dalam menentukan rencana marketing yang tepat nantinya. Lalu, bagaimana cara memanfaatkan TikTok sebagai strategi marketing?

Baca juga: 3 Tips Maksimalkan Instagram Stories untuk Bisnis

Buat Hashtag Challenge

Sebelumnya, brand ternama seperti Coca Cola turut meramaikan TikTok untuk mempromosikan produknya. Mereka membuat tantangan atau challenge bertagar #ShareACoke. Challenge ini tersebar luas dan banyak diikuti sehingga menghasilkan 900.000 video. Ini menunjukkan bahwa pengguna TikTok tertarik dengan konten yang melibatkan mereka.  Hashtag challenge ini juga berpotensi viral dan memiliki efek berantai sehingga makin memaksimalkan upaya meningkatkan brand awareness. Interaksi yang kuat dengan audiens juga akan meningkatkan kepercayaan dan loyalitas terhadap brand.

Ajak Influencer

Peran influencer masih terbilang kuat untuk menarik perhatian audiens. Kampanye influencer marketing memiliki potensi kesuksesan karena para influencer lebih mengerti apa minat audiens dan bagaimana membuat audiens tertarik dengan brand. Namun, perlu diperhatikan bahwa memilih influencer tidak boleh sembarangan. Pilihlah influencer yang bisa mewakili brand value, serta memiliki pengikut yang dirasa mirip dengan target market Anda. Dengan begitu, konten yang disajikan bisa sesuai, otentik, dan dipercaya.

Baca juga: Mengungkap Rahasia Social Media Marketing

Beriklan di TikTok

TikTok juga menyediakan fasilitas beriklan bagi pengunanya. Meski fitur ini masih perlu terus dieksplorasi, tidak ada salahnya untuk mecoba dan menguji seberapa efektif cara satu ini bagi brand Anda. Di TikTok, ada empat jenis format iklan yang bisa Anda pilih.

  • Brand takeover, yakni iklan berbentuk gambar, GIF atau video yang memungkinkan suatu brand mendominasi topik spesifik di hari tersebut.
  • In-feed native video, yakni iklan video vertikal berdurasi 9-15 detik yang muncul di halaman “For You”.
  • Sponsored Hashtag, yakni membuat tagar sponsor untuk mendorong audiens menciptakan konten terkait demi memancing interaksi bahkan menarik influencers.
  • Branded lenses, yakni menctakan lensa 2D atau 3D dengan watermark yang dapat dipakai pengguna dalam konten mereka.

TikTok memang bisa menjadi platform yang menjanjikan di masa mendatang. Namun, seperti strategi marketing lainnya, Anda perlu memiliki rencana yang solid serta mau melakukan uji coba terus menerus untuk menemukan formula pemasaran yang tepat.