Perilaku Komunikasi Konsumen – di era digital sepeti saat ini ada pergeseran perilaku komunikasi konsumen. Penggunaan smartphone dan tablet menjadi penanda utama. Era digital seperti saat ini membantu Anda untuk mendapatkan barang tertentu hanya dengan genggaman tangan. Jaringan 4G dan konektivitas wify pun mendukung hal ini.
Pada acara Social Media Week Jakarta tanggal 6 Juni 2017 lalu, Antonny Liem, selaku CEO Merah Cipta Media Group menjelaskan pada media bahwa saat ini ada beberapa perilaku komunikasi konsumen dalam menggunakan perangkat digital, diantaranya yaitu:
Baca Juga : Instagram Bisnis, Perhatikan Hal-Hal Berikut Ini!
1. Menyukai video daripada tulisan
Menurut penelitian yang dipublikasikan Insivia, konten yang dikemas dalam bentuk video mempunyai jumlah penonton 4 kali lebih banyak daripada berbentuk tulisan. Kemudian, rata-rata orang menghabiskan waktu 2,6 kali lebih lama di halaman yang memiliki video. Selain itu, konsumen yang melihat demo video ketika berbelanja online diklaim mempunyai kemungkinan 1,81 kali lipat lebih besar untuk melakukan pembelian.
Karena itu sebaiknya sebuah perusahaan memaksimalkan tren konten dalam bentuk video. Tujuannya agar pesan yang mereka sampaikan diterima dengan baik oleh konsumen yang menjadi target market.
Baca Juga : Cara Praktis Membuat Instagram Bisnis
2. Memanfaatkan macam-macam fitur dalam aplikasi percakapan
Aplikasi chatting belakangan ini telah berevolusi dari fungsi utamanya sebagai pengirim pesan. Contohnya adalah LINE yang kini telah memiliki fungsi e-wallet dengan LINE Pay, menjadi platform belanja online dengan LINE Shop, portal berita online dengan LINE Today.
3. Interaksi melalui voice command
Pergeseran perilaku komunikasi konsumen ini juga ditandai dengan meningkatnya penggunaan fitur voice command (perintah suara). Hal tersebut dirasa lebih praktis daripada harus mengetik. Selain itu seringkali ada pula konsumen yang tahu nama barangnya tetapi tidak tahu spelling hurufnya.
Baca Juga : 6 Manfaat Instagram Bisnis Sebagai Cara Promosi
4. Tidak canggung berinteraksi dengan bot
Beberapa hal positif terkait penggunaan bot misalnya dalam hal efisiensi kinerja. Pada e-commerce, bot bisa digunakan sebagai customer service untuk menjawab pertanyaan yang tidak terlalu berat, seperti ‘berapa lama jangka waktu pengiriman?’ ataupun pertanyaan yang menanyakan tentang ketersediaan barang di gudang.
Baca Juga : Strategi Internet Marketing UKM Indonesia
Salam Digitizer,