Branding adalah satu strategi dalam pemasaran digital, yang sangat ampuh. Hal ini tak diragukan lagi, mengingat target pasar adalah kaum millenial. Mereka yang sedang dalam masa produktif ini menyumbang angka yang besar sebagai konsumen yang aktif melakukan transaksi baik online maupun offline.   Lalu, apakah yang menjadi daya tarik bagi mereka untuk melakukan transaksi? Bagaimana sikap pemilik usaha dalam menanggapi hal tersebut?

Apa itu branding?

Branding adalah proses memberi makna kepada perusahaan, produk, atau layanan tertentu dengan menciptakan dan membentuk merek di benak konsumen. Hal ini berbicara mengenai cara usaha penyedia layanan “mendoktrin” para target pembeli untuk mengingat produk mereka. Salah satu contoh sukses dari branding adalah “Aqua”. Ketika Anda ingin membeli sebotol air mineral, pasti hal pertama yang muncul di benak Anda adalah produk air mineral  tersebut.

Apakah branding penting bagi millenial?

Millenial yang sangat dipengaruhi oleh para social media influencers, mau atau tidak mengikuti gaya hidup mereka. Alhasil, mereka juga memiliki klasifikasi tertentu dalam melihat merk pakaian, produk kecantikan, gadget, dan lain-lain. Mereka bahkan rela menabung dalam jangka waktu tertentu demi memenuhi keinginannya untuk membeli sebuah barang dari brand ternama.  Oleh karena itu, branding sangat diperlukan untuk memenuhi keinginan target pasar .

Artikel serupa: Membangun Personal Branding di Social Media

Bagaimana cara menyikapinya?

Hal utama yang harus Anda perhatikan adalah mencari tahu apa yang mereka pikirkan, rasakan, dan pastikan konsumen memiliki pola pandang yang selaras tentang brand Anda. Tujuannya adalah untuk menarik dan mempertahankan pelanggan setia dengan memberikan produk yang selalu selaras dengan apa yang dijanjikan. Tentunya, Anda juga harus melihat trend yang sedang berkembang, salah satunya melalui media sosial. Seperti saat ini, saluran sosial yang paling populer dengan generasi millenial adalah visual. Mereka adalah generasi pertama yang tumbuh dengan smartphone, yang berarti kamera dan video yang terhubung ke web di tangan mereka setiap saat. Maka, Anda juga harus menciptakan citra yang baik melalui media sosial dengan memanfaatkan beragam fitur yang ada. Serta, gambarkan produk Anda semenarik mungkin sehingga para millenial merasa tertarik. Anda juga dapat menyertakan video dan berbagai postingan yang sesuai dengan kebutuhan millenial.

Brand dan millenial memang tidak dapat terpisahkan. Selaku pemilik usaha, Anda dituntut untuk dapat melihat trend, membaca keinginan target pasar, dan menyelaraskan dengan visi Anda. Dengan begitu, brand Anda akan selalu diingat oleh konsumen, namun pastikan strategi yang Anda gunakan tetap masuk akal.