Pembayaran Digital di Indonesia

Metode pembayaran digital mulai ramai digunakan di Indonesia. Bisnis financial technology (fintech) pun semakin bermunculan. Awalnya, pembayaran digital diperkenalkan dengan munculnya kartu debit dan kartu kredit. Kemudian dilanjutkan dengan munculnya fasilitas m-banking dan i-banking. Saat ini, Digitizer sudah dapat melakukan pembayaran melalui aplikasi yang terpasang di ponsel.

Berbagai manfaat ditawarkan oleh sistem pembayaran digital. Dengan sistem ini, setiap transaksi dapat tercatat dengan jelas. Tidak ada minimal transaksi seperti yang diberlakukan oleh perusahaan perbankan. Kejahatan melalui dunia digital pun lebih mudah untuk dilacak. Sehingga transaksi dengan metode pembayaran digital ini dianggap lebih aman. Selain itu, dari sisi lingkungan, pengurangan penggunaan uang kartal pun akan mengurangi penggunaan kertas.

Baca juga : Google Masih Kuasai Dunia Maya di Hari Jadi Ke-20

Ada seratus lebih perusahaan fintech yang ada di Indonesia. Tiga puluh dua diantaranya telah terdaftar di OJK. Inilah beberapa layanan fintech yang paling banyak digunakan di Indonesia

  1. T-Cash

Pada 2007, Telkomsel meluncurkan T-Cash sebagai metode pembayaran digital. Layanan pembayaran digital menggunakan T-Cash ini memang diperuntukkan bagi pengguna Telkomsel. Nmaun, ke depannya T-Cash diharapkan dapat digunakan oleh pengguna provider lainnya juga. Beberapa tahun belakangan T-Cash bahkan juga merambah ke sekolah, kampus dan toko – toko kecil. Sehingga pembayaran menggunakan T-Cash ini dapat menjangkau area – area yang tidak terjangkau oleh metode pembayaran digital lainnya.

  1. Go-Pay

Pada 2016, Go-Jek pun meluncurkan Go-Pay sebagai alat pembayaran. Berbagai diskon ditawarkan dengan menggunakan layanan Go-Pay. Saat ini, Go-Pay tidak hanya dapat digunakan bersamaan dengan layanan Go-Jek. Digitizer juga dapat melakukan pembayaran dengan menscan QR Code yang ada di tempat – tempat yang menjadi rekan usaha Go-Jek.

Baca juga : Paid Promote atau Endorsement, Mana yang Lebih ‘Nampol’?

  1. OVO

Lalu pada 2017 lalu, LippoX Group juga meluncurkan OVO sebagai metode pembayaran digitalnya. OVO mulai banyak dikenal ketika mengadakan promo bayar parkir Rp 1 di seluruh Lippo Mall. Saat ini seluruh Lippo Mall di Indonesia pun menggunakan layanan OVO untuk pembayaran parkir. OVO juga bekerja sama dengan perusahaan transportasi online Grab untuk memperluas area jangkauannya.

Banyaknya diskon yang didapatkan dalam promosi fintech tentu berpengaruh besar dalam mengubah kebiasaan masyarakat yang lebih sering menggunakan metode pembayaran tunai. Lalu, apakah kedepannya kita akan menjadi masyarakat yang sepernuhnya digital tanpa transaksi tunai?