Pembagian Dividen – Seperti biasa setiap 3 hari sekali saya menyempatkan ngecek inbox 2 email saya melalui smartphone. Ya, saya memang bukan orang yang sering berkomunikasi via email. Inbox email-email saya pun kebanyakan hanya notifikasi akun sosmed, iklan-iklan nyasar atau spam yang biasanya langsung saya hapus. Kalaupun ada yang penting, paling cuma tagihan kartu kredit yang sebulan sekali dikirim via email. Jadi memang jarang-jarang saya ngecek email.

Namun pada saat ngecek email kemarin, rupanya ada satu email yang sedikit membuat saya tersenyum, yaitu pemberitahuan tentang pembagian dividen atas beberapa lembar saham di salah satu bank yang saya miliki. Padahal baru bulan februari kemarin saya beli saham tersebut, eh sudah dapat dividen. Jumlahnya gak banyak sih. Maklum, saya cuma investor kecil. Tapi lumayanlah bisa dipakai untuk menutupi kebutuhan yang lain. Hitung-hitung seperti mendapat bonus tak terduga.

BacaJuga: Berapa gaji Untuk Pekerja Internet Marketing

Apa itu dividen? Dividen adalah bagian keuntungan dari perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham selama periode tertentu. Pembagian dividen umumnya akan diberikan setelah mendapat persetujuan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS). Besarnya dividen yang dicadangkan oleh perseroan akan dibagi dengan jumlah saham yang beredar. Sehingga masing-masing investor/pemegang saham akan mendapatkan dividen per saham dikalikan dengan jumlah saham yang dimiliki.

Email Konfirmasi Pembagian Dividen

Meskipun memperoleh laba, tidak ada kewajiban bagi perseroan untuk memberikan dividen secara rutin. Jika tidak membagikan dividen, maka perseroan akan menyimpannya sebagai laba ditahan untuk menambah cadangan modal perusahaan. Hanya saja saham-saham perusahaan go public yang jarang membagikan dividen biasanya kurang diminati oleh investor. Ada 2 jenis dividen yang sering dibagikan oleh perusahaan:

BacaJuga: Ini 4 Hal Penting Membangun Usaha Keluarga
  1. Dividen Tunai, yaitu dividen yang dibagikan dalam bentuk uang tunai. Besarnya dihitung berdasarkan nilai dividen per saham  dikali jumlah saham yang dimiliki dikurangi pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
  2. Dividen Saham , yaitu dividen yang diberikan berupa kepemilikan saham dengan rasio tertentu. Contoh untuk setiap 50 lembar saham yang dimiliki, tiap pemegang saham akan mendapatkan 1 lembar saham baru. Dividen saham ini otomatis akan menambah jumlah kepemilikan saham kita dan tetap bisa kita jual di bursa sebagaimana saham yang kita miliki.

Untuk bisa mendapatkan pembagian dividen, kita tidak harus memiliki saham dalam jangka waktu lama. Setelah rapat RUPS, biasanya perseroan akan menetapkan batasan periode kepemilikan saham (recording date) untuk pembagian dividen. Artinya semua pemegang saham yang memiliki saham sampai dengan tanggal tersebut berhak mendapatkan dividen. Selanjutnya perusahaan sekuritas akan mengirim email konfirmasi dan mentransfer dividen ke rekening portofilio kita.

BacaJuga: Apa Yang Dibutuhkan UKM Indonesia Untuk Sukses

Dividen memang menjadi semacam pemanis yang memberikan tambahan keuntungan (cuan) dalam berinvestasi saham. Periode pengumuman pembagian dividen masing-masing perusahaan go public  berbeda-beda. Tapi umumnya berkisar antara bulan maret sampai mei. Biasanya menjelang pengumuman hingga pembayaran dividen, saham perusahaan akan diburu para investor dan harganya cenderung bergerak naik. Perusahaan yang rutin membagikan dividen menandakan bahwa perusahaan tersebut sehat, mampu menghasilkan laba dan memberikan kepercayaan pada para stakeholder.

BacaJuga: Kumpulan Artikel Strategi Internet Marketing Untuk UKM Indonesia 

Salam Digitizer,

Anda sedang membangun Bisnis Online ? Jika Jawabnya adalah Iya, maka beruntunglah Anda yang sudah meng-Online-kan usahanya. Pantau informasi mengenai Digital Marketing disini. Akan lebih baik jika Anda memasukkan email Anda di Box untuk mendapatkan informasi secara berkala.
* indicates required

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here