UKM Indonesia – Apakah alasan UKM Indonesia harus memiliki website sendiri ? Pertanyaan yang bisa menjadi sebuah pernyataan. Saya akan memberikan gambaran sedikit terkait hal ini. Suatu hari saya sempet ngobrol dengan salah satu temen yang abis updated status BBM nya dengan gambar tukang lagi bikin furniture dan statusnya adalah “Lagi Lembur” . Notifikasinya masuk ke HP saya dan yang bikin saya tertarik adalah text lanjutannya, “Lagi Lembur, SMS ke 081xxxxxx untuk order”. Dan sudah 3 tahun usaha interiornya dibangun dan sampai sekarang masih mengandalkan status BBM. Selain skala usaha kecil, hanya melayani orderan rumah rumah menengah padahal kualitasnya sangatlah layak jika dikonsumsi oleh kalangan menengah keatas. Analisa sederhana saya setelah ngobrol dengan dia adalah :

  1. Memulai usaha dengan skala kecil (UMKM)
  2. Mempromosikan usahanya menggunakan BBM dan sering sekali broadcast messenger
  3. Pelanggan yang terbatas dalam kontak BBM
  4. Memasang iklan gratis di Forum Jual Beli seperti Kaskus, Bukalapak dan OLX
  5. Tidak mempunyai website profile atau toko online sendiri

Mungkin tidak perlu diperdebatkan untuk persamaan di No1-5 ini. Mungkin tidak hanya kawan saja, mungkin masih banyak UKM di Indonesia yang sebenarnya berpotensi untuk lebih maju dan lebih besar lagi, yang melakukan semua aktifitas promosi usahanya hanya melalui fasilitas gratis di social media atau iklan gratis di forum jual beli. Dan menurut saya, sangat disayangkan.

Baca Juga: UMKM Wajib Mengadopsi Digital Marketing

Karena saya juga sama dulunya dengan mereka, memulai usaha Agency Komunikasi Pemasaran disaat pemasaran melalui Internet Marketing tidak segencar sekarang memulainya dari social media lama seperti friendster dan lapak gratisan dari kaskus[dot]us. Dan kejadian yang merubah cara saya berjualan adalah saat , saya tidak tau dari mana pelanggan saya menemukan usaha yang sedang saya jalankan. Dan sayangnya lagi saya tidak bisa mengulangi cara cara bagaimana mendatangkan pelanggan tersebut kembali, karena memang saya tidak tau dari mana datangnya. Solusi yang mungkin bisa dilakukan adalah survey kecil kecilan, tapi itupun tidak bisa dijadikan patokan karena data sample yang tidak begitu mewakili apalagi juga pertanyaanya tidak begitu tepat untuk bisa menghasilkan jawaban yang valid sebagai basis analisa usaha nantinya.

Itulah salah satu alasan UKM harus memiliki website sendiri. Dan sekarang saya juga merasakan hasilnya saat memulai usaha sebuah Toko Perlengkapan Studio Fotografi , yang hampir 7 tahun sebelumnya bermain di Lapak Bursa Fotografer[dot]Net dan akhirnya di tahun 2012 saya putuskan untuk membangun website toko online sendiri. Untuk itu saya berikan 5 alasan UKM harus memiliki website sendiri untuk menopang usahanya :

UKM Indonesia
Alasan UKM harus memiliki website sendiri adalah agar semakin mudah dijangkau oleh pelanggan

Baca Juga: Cara Pemasaran Produk Online Dengan 7 Langkah Jitu

1. ZOOMING EFFECT

Dalam internet kita akan bisa menjangkau market dengan lebih cepat dan lebih luas. Walaupun itu untuk usaha selevel UKM. Founder dan mantan CEO Apple, Steve Jobs, mengatakan, “Bisnis paling kecil di dunia pun bisa tampak sangat besar di internet.”  Ini yang selalu jadi panduan saya, dan ternyata memang terjadi, banyak orang yang datang kerumah selalu kaget, dikiranya kami adalah sebuah toko/ruko , padahal kami masih di sebuah perumahan dan saya stok semua barang dagangan saya di lantai 2 rumah saya dengan mengambil space sebesar 3x4m. Dan hari ini, saat tulisan ini dibuat saya baru mengirim paket dipagi hari ke Pekanbaru dan siangnya ada pelanggan dari Jombang yang datang untuk mengambil paket studio fotografi.

2. RESPON 24 JAM

Hal yang aneh buat saya diawal awal membangun toko online ini, karena hampir 50% hasil penjualan kami dapatkan diatas pukul 18:00wib , ya menjelang malam hampir semua closing prospek yang kami lakukan dipagi atau siang harinya deal di malam hari, bahkan ada yang berdiskusi mengenai deskripsi produk atau fungsi beberapa aksesoris kamera menjelang dini hari. Dan kelabakannya semuanya minta dikirimkan pagi harinya ehehehe 🙂 Hal yang berbeda dan memang layak untuk diperjuangkan, karena disitulah pelanggan kita ingin dilayani 🙂

3. ETALASE BERJALAN 

Pernah gak sich merasa risih saat kita lagi jalan di Department Store misal lagi melihat lihat baju, terus disamperin pramuniaganya “Ada yang bisa kami bantu kak ?” . Kita senyum dan bilang “lihat lihat dulu ya mbak” . Dan coba tebak si pramuniaga tetep aja berdiri disitu ngeliatan kita yang mulai merasa bingung dan risih karena ruang private kita sudah dimasuki sama orang lain hehehe 🙂 Sangat berbeda jika pelanggan kita mengakses toko kita melalui website, mereka bisa lakukan apa saja, bahkan bisa lihat lihat sambil dikamar mandi pula tanpa harus diganggu oleh team sales kita. Seakan akan etalase kita dipindah kerumah mereka. Ayo siapa yang sering belanja online sambil dikamar mandi ?

4. FULL SERVICE TEAM

Dalam sebuah website, ibarat kita memiliki sebuah toko lengkap dengan isi dan juga team salesnya. Dengan mudah kita pasang panel panel komunikasi mulai dari display produk berikut deskripsinya, kontak chat berikut no handphone yang bisa dihubungi, alamat email yang bisa ditinggali pesan oleh pelanggan dan juga harga yang sudah jelas muncul dan menjelaskan. Bahkan kita bisa memasang autoresponder untuk semua panel komunikasi kita dengan jawaban standart yang pertanyaanya sering ditanyakan oleh pelanggan kita. Ya, kita sudah memiliki team yang lengkap untuk melayani pelanggan kita kapan saja 🙂

5. ANALISA YANG DETAIL

UKM Indonesia
Website Develoment dimulai dari sebuah visi ingin memenuhi kebutuhan pelanggan dengan cepat

Sudah saya ulas sebelumnya bahwa, saya kesulitan mengetahui bagaimana klien saya menemukan usaha saya sebelumnya. Dan ujungnya adalah saya tidak bisa mengulangi langkah itu untuk mendapatkan penjualan kembali. Sangat berbeda saat saya memutuskan menggunakan website. Analisa dari Google Analytic yang tertanam dalam toko online saya sangat sangat membantu kita dalam membaca semua perilaku pelanggan kita, bahkan kita bisa tau berapa orang sebulan yang akses website, gendernya , hobbynya , umurnya , gadgetnya, emailnya, no HP nya bahkan kita bisa tau setiap berapa waktu para pelanggan kita mengakses website kita. Ujungnya adalah kita bisa menentukan mau dibawa kemana arah usaha kita ini nantinya.

Baca Juga: Aplikasi Google Yang Wajib Dimiliki UKM

Sesuai janji, saya berikan 5 alasan UKM harus memiliki website ,dan menurut saya yang paling penting dari 5 alasan UKM harus memiliki website adalah alasan No5. Pahami perilaku pelanggan kalian, analisa prosesnya dan yang pasti kawan kawan semua yang ingin usaha bisa berkembang cepat bisa melakukannya lebih cepat daripada dengan cara konvensional.

Dan yang pasti, hanya satu alasan kuat untuk tidak memiliki website bagi para UKM di Indonesia, hanya jika website yang dibangun bersifat pasif dan tidak menghasilkan penjualan. Dan untuk mewujudkan itu kawan kawan bisa membentuk team digital marketing agar kita bisa fokus pada kualitas produk dan kualitas pelayanan selain memikirkan pertumbuhan usaha kita tentunya. Jika menyukai tulisan ini saya sangat berterimakasih jika di share, mungkin saja banyak kawan kawan yang membutuhkan informasi ini. Dan jika ada hal yang ingin didiskusikan, bisa sampaikan komentar disini. Semoga semakin hari usaha kawan kawan semua semakin maju dan bisa menjadi penopang perekonomian bangsa ini.

 

Salam Digitizer,

 

Anda sedang membangun Bisnis Online ? Jika Jawabnya adalah Iya, maka beruntunglah Anda yang sudah meng-Online-kan usahanya. Pantau informasi mengenai Digital Marketing disini. Akan lebih baik jika Anda memasukkan email Anda di Box untuk mendapatkan informasi secara berkala.
* indicates required

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here